Para tim Rally1 WRC diberikan akses untuk mengubah mobil mereka guna mengatasi masalah dalam sistem bahan bakar yang terjadi selama Reli Acropolis Yunani. Insiden ini memaksa Toyota dan M-Sport-Ford untuk menarik mobil yang mereka gunakan dalam reli tersebut. Meskipun belum jelas apa penyebab pastinya, masalah sistem bahan bakar diyakini dipicu oleh panas ekstrem yang terjadi di Yunani. Pengunduran diri terkait sistem bahan bakar ini merupakan kejadian keempat sejak WRC menggunakan pemasok bahan bakar baru, P1 Racing Fuels, pada awal tahun ini. Meskipun demikian, FIA telah memutuskan bahwa tidak ada masalah dengan bahan bakar dan pemasok akan tetap dalam posisinya sepanjang musim ini.
Untuk menghindari masalah yang sama terjadi di reli berikutnya, tim Rally1 diizinkan untuk mengganti tangki bahan bakar mereka sebelum WRC Estonia tanpa perlu menggunakan ‘joker’ homologasi. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan atas insiden sebelumnya di Yunani. FIA, sebagai badan pengawas, tetap mengawasi perkembangan ini dan memastikan bahwa perubahan yang diperlukan dapat dilakukan tanpa mengganggu homologasi tim. Penyelenggara juga membantu para pabrikan dengan memfasilitasi diskusi dan memperbarui peraturan agar tim dapat melakukan modifikasi yang diperlukan dalam menghadapi tantangan di putaran Estonia. Walaupun masalah yang terjadi di Yunani kemungkinan terjadi akibat pengaruh dari proses pemasok sebelumnya, langkah-langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya masalah serupa di masa mendatang.





