Oliver Rowland meraih gelar juara Formula E pertamanya bersama tim Nissan setelah menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang musim. Rowland berhasil meraih empat kemenangan musim ini, membawa Nissan e.dams meraih kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak mereka mengambil alih pada 2018. Sebagai pembalap berusia 32 tahun, Rowland telah menunjukkan dedikasinya untuk terus berkembang dan menerima kritik dengan lapang dada.
Sebagai juara Formula E, Rowland telah menekankan pentingnya konsistensi dalam balapan dan pengelolaan tekanan. Meskipun memiliki keunggulan yang nyata dalam klasemen, Rowland tetap merasa perlu untuk tetap fokus dan tidak terlalu percaya diri. Dalam upayanya mencapai kesuksesan, Rowland juga memberikan dukungan dan bimbingan kepada pembalap muda yang dia latih, seperti Arvid Lindblad, yang berpotensi menjadi rekan setim untuk Formula 2 dan bahkan F1 kelak.
Rowland menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah pada Formula E, sebagai ajang balap yang cocok untuknya dan memungkinkan dia untuk tetap berperan sebagai seorang ayah yang hadir untuk keluarganya. Meskipun kurang terkenal dibandingkan dengan pembalap F1, Rowland merasa bahwa keadaan ini justru menjadi ideal baginya, memungkinkannya untuk tetap hidup normal tanpa terlalu banyak gangguan dan tetap fokus pada kesuksesannya di lintasan. Dengan gelar juara Formula E yang baru diraihnya, Rowland kini siap menghadapi final musim ini di London dengan penuh kepercayaan diri.





