Sainz Heran Ditolak Red Bull: Verstappen Tandem

by -134 Views

Carlos Sainz memulai karirnya di dunia F1 melalui program junior Red Bull pada tahun 2015 dengan bergabung bersama Verstappen di Toro Rosso. Hubungan keduanya sempat tegang saat keduanya berlomba untuk membuktikan diri kepada Red Bull, namun emosi mereda setelah mereka berpisah. Sainz kemudian melanjutkan karirnya di tim Renault, McLaren, dan Ferrari. Ketegangan antara Sainz dan Verstappen muncul lagi ketika Sainz mencari tim baru setelah dilepas oleh Ferrari untuk memberi jalan pada Lewis Hamilton. Namun, Sainz percaya bahwa persaingan mereka sebenarnya sehat dan hubungan mereka telah membaik sejak saat itu.

Sainz kemudian pergi ke Williams, dan Red Bull merekrut Liam Lawson untuk menjadi rekan Verstappen di tim senior sebelum akhirnya Yuki Tsunoda menggantikannya. Namun, Sainz yakin bahwa dia akan menjadi pasangan yang lebih solid bagi Verstappen di Red Bull. Meskipun Verstappen diakui sebagai pembalap luar biasa, Sainz percaya bahwa dia juga dapat memberikan perlawanan yang tangguh.

Sebagai mantan rekan setim Verstappen, Sainz mengaku bahwa menghadapi Verstappen bukanlah hal yang mudah, tetapi dia percaya bahwa dia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan para pembalap terbaik di dunia. Meskipun di masa lalu Verstappen mengalahkannya, Sainz telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dan bahkan menjadi satu-satunya pembalap non-Red Bull yang meraih kemenangan pada tahun 2023. Dengan keyakinan ini, Sainz siap terus bersaing dan membuktikan bahwa dia layak bersaing dengan para pembalap terbaik dalam olahraga ini.

Source link