Prabowo Urges New Military and Police Officers to Lead by Example

by -166 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak para perwira baru Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk selalu menjadi teladan terbaik dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dalam acara Upacara Pembacaan Sumpah dan Penyumpahan 2025 untuk Perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (23 Juli), Presiden Prabowo mendorong para perwira muda untuk menginternalisasi sumpah jabatan yang baru saja mereka ambil, dan menjadikannya sebagai komitmen yang suci untuk melayani bangsa dan rakyat Indonesia.

“Kalian telah bersumpah secara sakral di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dan rakyat Indonesia bahwa kalian akan bertugas sebagai perwira TNI dan Polri. Kalian telah menyatakan—dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran—kehendak kalian untuk berkorban nyawa dan tubuh demi membela bangsa ini, negara kita, dan rakyat kita,” kata Prabowo. Beliau menekankan bahwa sumpah tersebut harus dipahami dengan sangat mendalam—bukan hanya diucapkan sebagai formalitas, tetapi dijalani sebagai manifestasi integritas dan kesiapan untuk berkorban demi kebaikan negara.

“Tolong, hayati kata-kata yang telah kalian ucapkan. Hari ini, di hadapan rakyat Indonesia dan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, kalian telah berjanji nyawa dan jiwa kalian untuk negara ini. Kalian, para perwira baru—anak-anak terbaik bangsa—berdiri di hadapan saya sebagai Presiden dan sebagai Panglima Tertinggi TNI, menyatakan bahwa kalian siap mati demi negara ini,” tandasnya. Presiden mengingatkan para perwira bahwa tanggung jawab besar kini ada di pundak mereka, termasuk tugas untuk menjaga kedaulatan negara dan keamanan rakyatnya.

“Kedaulatan negara, martabat negara, dan keselamatan rakyat kini bertumpu pada pundak kalian. Rakyat menanti pelayanan kalian, dedikasi kalian—dan, jika diperlukan, pengorbanan terakhir kalian,” ujarnya. Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingat kembali perjuangan panjang dan sulit Indonesia untuk meraih kemerdekaan, perjalanan yang ditandai dengan pengorbanan besar.

“Negara kita adalah negara yang tercipta melalui perjuangan. Kita memperoleh kemerdekaan dengan darah, keringat, dan air mata. Dan kita harus siap, karena negara kita pasti akan menghadapi tantangan dan ancaman. Jika kita tidak kuat, kita akan dihancurkan oleh orang lain, kita akan terpecah, dan kita akan terpaksa tunduk kepada kepentingan kekuatan asing,” peringatannya.

Source link