Fabio Quartararo menunjukkan reaksi awal yang kurang antusias terhadap mesin Yamaha V4, meskipun awalnya ia meminta pengembangan mesin berdasarkan arsitektur ini. Pembalap asal Prancis itu menyatakan bahwa V4 bukanlah jaminan untuk menyelesaikan semua masalah timnya, yang terbukti dari hasil tes di Barcelona dan Misano. Quartararo menolak untuk berkomentar lebih lanjut tentang potensi mesin baru ini.
Di sisi lain, Jack Miller memahami ketidak sabaran yang dirasakan oleh Quartararo setelah musim yang mengecewakan. Miller yakin bahwa tim dapat menemukan kekuatan yang diperlukan dalam mesin baru ini dan bersedia untuk bekerja sama dengan insinyur Yamaha untuk mengatasi masalah. Meskipun masih belum pasti apakah mesin V4 dapat membawa Yamaha kembali ke jalur yang benar, Miller optimis bahwa tim berada dalam posisi yang menguntungkan untuk menghadapi perubahan peraturan dan ban baru.
Menurut Miller, risiko yang diambil Yamaha dengan pengembangan mesin ini adalah langkah yang diperlukan untuk tetap bersaing di arena balap MotoGP. Dengan berbagai pengalaman dan pengetahuan yang telah dikumpulkan, Miller yakin bahwa tim akan terus berkembang dan siap menghadapi tantangan apapun yang mungkin terjadi. Dalam situasi di mana semua pihak didorong hingga batas kemampuan, Miller meyakini bahwa itu adalah cara terbaik untuk mengukur kemampuan mereka.
Dengan semua persiapan yang telah dilakukan oleh Yamaha dan keyakinan yang dimiliki oleh Jack Miller, tim ini siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan di MotoGP. Dengan terus memperluas pengetahuan dan wawasan, Yamaha dan para pembalapnya siap untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi dalam arena balap MotoGP.





