Carlos Sainz berhasil finis posisi ketiga untuk tim Williams dalam Grand Prix Azerbaijan 2025 di Baku, yang membuatnya mencapai sesuatu yang hanya dicapai oleh satu pembalap sebelumnya. Pembalap Spanyol ini telah berdiri di podium untuk masing-masing dari tiga tim utama Formula 1, yaitu Ferrari, McLaren, dan Williams. Kesuksesan ini membuatnya memiliki kesamaan dengan juara dunia F1 empat kali Alain Prost. Kedua pembalap ini pertama kali meraih hasil tiga besar untuk McLaren, kemudian naik podium untuk Ferrari dan terakhir mencapai tiga teratas bersama Williams.
Namun, meskipun Sainz dan Prost memiliki kesamaan prestasi, Prost berhasil meraih kemenangan untuk ketiga tim tersebut, bahkan menjadi juara dunia untuk McLaren dan Williams. Di sisi lain, Sainz baru meraih kemenangan untuk tim Ferrari. Hal ini membedakan Prost dari Sainz, karena Prost sebelumnya sudah menjadi pemenang Formula 1 sebelum bergabung dengan McLaren.
Nigel Mansell, pendahulu Prost di tim Williams, juga mencoba meraih prestasi yang sama dengan Sainz. Namun, Mansell gagal meraih kemenangan untuk tim McLaren. Meskipun sebagai juara dunia tahun 1992, Mansell mengalami masa-masa yang sulit di McLaren dan akhirnya memutuskan untuk pensiun setelah beberapa balapan. Dengan demikian, prestasi Carlos Sainz yang berhasil naik podium untuk tiga tim utama Formula 1, Ferrari, McLaren, dan Williams, menunjukkan pencapaian yang langka dalam dunia balap mobil.





