McLaren saat ini sedang menyelesaikan salah satu kampanye paling dominan dalam sejarah Formula 1, dengan harapan tim ini akan mempertahankan gelar juara konstruktor mereka. Dalam upaya untuk menyamai rekor Red Bull pada tahun 2023, yang merupakan tim dengan jumlah grand prix terbanyak yang berhasil memenangkan gelar, McLaren hanya memerlukan 13 poin lagi di balapan mendatang di Singapura. Saat ini, McLaren telah melampaui Mercedes dengan mencetak lebih dari dua kali lipat jumlah poin yang mereka raih. Prestasi ini terutama berkat kinerja luar biasa dari mobil MCL39 yang telah banyak diakui sebagai salah satu mobil terbaik yang pernah ada di F1. Namun, meskipun demikian, para pembalap McLaren menolak anggapan bahwa mobil mereka sudah unggul jauh dari yang lain.
Di Grand Prix Azerbaijan terakhir, Lando Norris, yang berada di peringkat kedua dalam klasemen setelah Oscar Piastri, mengalami kesulitan. Meskipun mengambil keputusan untuk melakukan putaran Q3 lebih cepat dari pembalap lain, Norris hanya mampu finis di posisi ketujuh. Bahkan ketika balapan Minggu berjalan lebih lancar, Norris masih berjuang dan mengakui bahwa mereka tidak dapat menyaingi kecepatan Red Bull. Piastri juga mengalami kesulitan sepanjang putaran Azerbaijan dan hanya mampu finis di posisi kesembilan setelah beberapa insiden yang menghambatnya.
Norris yakin bahwa MCL39 memiliki kelemahan dan perlu terus ditingkatkan. Meskipun McLaren telah mengalami beberapa keberhasilan musim ini, seperti di Monza, mereka belum konsisten dalam penampilan mereka. Sebagai bukti bahwa McLaren tidak selalu menang di setiap balapan, perasaan kekecewaan Norris terhadap situasi ini sangat terasa. Diharapkan bahwa tim ini dapat terus memperbaiki performa mereka selama sisa musim 2025. Andrea Stella, bos tim McLaren, juga mengkonfirmasi bahwa mobil mereka masih memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki.
Secara keseluruhan, McLaren harus terus melakukan perbaikan pada mobil mereka untuk meningkatkan performa mereka di sisa musim ini. Dengan kejujuran para pembalap dan tim mengenai tantangan yang mereka hadapi, mereka dapat memperbaiki kelemahan mereka dan berharap untuk bersaing secara lebih kompetitif di sisa musim.





