Penemuan Cagar budaya Batu Tulis di wilayah Subang menimbulkan perhatian terhadap beberapa isu yang perlu diselesaikan. Situs ini kurang mendapatkan fasilitas dan petunjuk arah yang memadai karena sulit dijangkau, menyebabkan potensi kerusakan akibat kerusakan alam. Batu Tulis yang terletak di Desa Tambakmelar, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, menyimpan berbagai misteri yang perlu dilestarikan. Warga setempat masih memandang situs ini sebagai misteri karena terdapat tulisan kuno di batu yang disebut Anwar oleh masyarakat pada Jumat (17/10/2025).
Ketua kelompok Sadar Wisata (KOPDARWIS), H. Agus Hendra, menyatakan bahwa situs Batu Tulis ini perlu perhatian dari pemerintah daerah, terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud), untuk dilakukan penelitian lebih lanjut oleh tim arkeolog dan peneliti sejarah. Batu Tulis ini menjadi referensi penting untuk penulisan disertasi dan tesis dengan nilai sejarah yang tinggi. Seharusnya, situs ini sudah dimasukkan ke dalam kategori desa wisata dan dikelola secara optimal.
Selain nilai sejarahnya, keberadaan Batu Tulis ini juga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi dan mempelajari wisata budaya. Transformasi Desa Tambakmekar menjadi desa wisata dengan pengelolaan yang baik dapat membantu melestarikan sejarah dan budaya, serta berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Situs Batu Tulis di Subang memiliki potensi untuk menjadi daya tarik wisata yang dapat memberikan manfaat besar bagi semua pihak.





