Lewis Hamilton, pembalap terkenal dalam dunia Formula 1, tidak menyangka betapa sulitnya tahun pertamanya bersama tim Ferrari. Hamilton jauh tertinggal dalam poin dari rekan setimnya, Charles Leclerc, yang bahkan telah mencetak 100 persen pole position dan podium untuk tim Scuderia. Meskipun memetik kemenangan dalam Sprint Race di Cina, Hamilton mengalami 19 Grand Prix berturut-turut tanpa finis di podium, menjadikannya pembalap Ferrari dengan jumlah balapan tanpa finis di tiga besar terbanyak dalam sejarah tim.
Sejarah sebelumnya dipegang oleh Didier Pironi dan Ivan Capelli, namun Hamilton kini meraih rekor tersebut. Meskipun pernah meraih kemenangan dalam setiap musim sebelumnya, Hamilton kini berada di jalur untuk menyelesaikan tahun pertamanya tanpa pole, podium, atau kemenangan. Di lain pihak, di Grand Prix Austin, Hamilton menjadi pembalap pertama dalam sejarah Formula 1 yang mencapai 5.000 poin, namun itu juga sebagian karena peraturan poin yang berubah sejak 2010. Di belakang Hamilton, Max Verstappen dan Sebastian Vettel adalah pengejar terdekatnya dalam daftar poin klasemen.
Majalah Motorsport.com juga memperlihatkan minat pada pendapat pembaca dengan mengajak untuk mengikuti survei tentang apa yang diinginkan pembaca lihat di situs mereka. Semua ini menunjukkan betapa prestasi Hamilton yang luar biasa dalam balap mobil, meskipun tantangan dan rekor yang dihadapinya bersama tim Ferrari.





