Trend Transportasi Kaltim: Penumpang Udara Menurun, Angkutan Laut Meningkat

by -54 Views

Transportasi di Kalimantan Timur pada bulan September 2025 menunjukkan tren yang kontras antara udara dan laut. Jumlah penumpang pesawat domestik mengalami penurunan, sementara volume barang angkutan laut mengalami lonjakan yang signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat bahwa penumpang angkutan udara domestik turun 2,20% menjadi 219.244 penumpang, sedangkan penumpang internasional merosot 21,88% menjadi 4.324 orang.

Menurut Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, penurunan penumpang pesawat terutama dipengaruhi oleh penurunan jumlah penumpang di beberapa bandara di Kalimantan Timur. Meskipun Bandara Sepinggan Balikpapan masih menjadi bandara terbesar, beberapa bandara lain mengalami penurunan seperti Bandara Melalan Kutai Barat, APT Pranoto Samarinda, dan lainnya.

Di sisi lain, transportasi laut menunjukkan dinamika yang berbeda dengan penurunan penumpang kapal dalam negeri namun lonjakan volume barang yang signifikan. Volume barang angkutan laut pada bulan September 2025 mencapai 9,39 juta ton, dengan Pelabuhan Kuala Samboja menjadi yang tertinggi. Meskipun terdapat penurunan tertentu di beberapa pelabuhan, secara kumulatif transportasi laut menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan udara.

Penurunan total barang yang diangkut secara tahunan juga terjadi, namun BPS menilai bahwa transportasi laut menunjukkan ketahanan yang lebih baik, terutama dengan adanya peningkatan aktivitas logistik industri dan perdagangan antardaerah. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat penurunan di beberapa aspek, sektor transportasi laut tetap menjadi salah satu pilar penting dalam sistem transportasi Kalimantan Timur.

Source link