Kota Bontang semakin menunjukkan keseriusannya dalam menarik investasi baru di Kalimantan Timur. Ekonomi kreatif mulai berkembang pesat di kota ini, selain dari sektor industri yang sudah ada. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat bahwa telah diterbitkan 2.489 Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) per tanggal 22 Oktober 2025. Hal ini menunjukkan peningkatan kepercayaan investor terhadap kemudahan perizinan di Bontang.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menganggap pencapaian ini sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan investasi yang bersaing. Data dari Dashboard OSS-RBA menunjukkan bahwa terdapat 7.210 proyek usaha aktif di Bontang, dengan mayoritas berada dalam kategori risiko rendah dan menengah rendah. Jenis usaha yang paling banyak mengurus perizinan di Bontang adalah perdagangan eceran, kuliner, dan jasa pendidikan nonformal.
Pemerintah Kota Bontang juga telah menerbitkan 559 izin lainnya melalui aplikasi Perizinan Digital hingga bulan Oktober 2025. Selain itu, ekonomi kreatif, pariwisata, dan jasa terus didorong sebagai penopang ekonomi lokal. Melalui kegiatan seperti Bontang City Carnival, kota ini berusaha menunjukkan potensi sebagai pusat kreativitas dan inovasi.
Visi pembangunan daerah ‘Bontang Berbenah’ terus dijalankan dengan fokus pada pelayanan publik yang efisien dan transparan. Dengan infrastruktur yang memadai, digitalisasi perizinan, dan kebijakan pro-investor, Bontang siap menjadi salah satu kota investasi terbaik di Kalimantan Timur.
