FIA Kutuk Pelecehan Online terhadap Antonelli Pasca F1 GP Qatar

by -28 Views

Andrea Kimi Antonelli, pembalap muda Mercedes, mengalami pelecehan dan pesan kebencian setelah posisinya tergeser oleh Lando Norris di F1 GP Qatar. Insiden ini memicu perdebatan di media sosial dan media internasional. Helmut Marko dari Red Bull bahkan menuduh Antonelli memfasilitasi penyalipan itu, tetapi rekaman kemudian memperjelas bahwa kehilangan kendali mobil terjadi secara tidak sengaja. Red Bull Racing telah meminta maaf atas tuduhan tersebut. Perwakilan Antonelli menyatakan kecaman atas ujaran kebencian yang dialamatkan padanya, sementara FIA mengecam pelecehan online terhadap Antonelli dan menekankan pentingnya menjaga lingkungan olahraga yang aman dan hormat. Insiden tersebut juga berdampak pada persaingan kejuaraan, dengan Norris memperoleh keunggulan poin atas Verstappen. Antonelli, yang masih 19 tahun, tetap dianggap sebagai talenta menjanjikan di F1 meskipun terkena tekanan media yang intens.

Source link