Dilanda Kebakaran, PLTU Bengkayang Dipicu Desakan Publik untuk Mengungkap Hasil Investigasi
Kebakaran yang terjadi di Unit 1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkayang, Kalimantan Barat, telah menimbulkan desakan dari publik untuk PT PLN (Persero) dan anak perusahaannya mengumumkan hasil investigasi secara terbuka. Meskipun klaim bahwa situasinya telah aman dan terkendali, namun masih diragukan karena dinilai belum memenuhi standar akuntabilitas publik. Insiden kebakaran ini tidak mengakibatkan korban jiwa dan tidak memengaruhi sistem kelistrikan Kalimantan Barat.
Padepokan Hukum Indonesia menanggapi pernyataan resmi PLN Indonesia Power dengan menyerukan transparansi penuh. Ketua Padepokan Hukum Indonesia, Mus Gaber, menekankan pentingnya akuntabilitas publik dalam kasus ini. Ditegaskannya bahwa kejadian di objek vital nasional ini tidak boleh dianggap sebelah mata dan hanya sebagai masalah teknis internal. Keamanan serta keandalan sistem kelistrikan, potensi kerugian negara, dan hak publik atas informasi harus dijaga.
Mus Gaber menilai bahwa keterbukaan hasil investigasi merupakan kewajiban hukum, bukan pilihan. Ini sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Insiden di PLTU Bengkayang memiliki risiko besar dan berpotensi menimbulkan dampak sistemik jika tidak dievaluasi secara transparan. Pencegahan dimulai dari keterbukaan.
Selain itu, publik juga berhak mengetahui apakah standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah diterapkan dengan benar, adanya kegagalan pemeliharaan, dan potensi kejadian serupa di unit pembangkit lain. Mus Gaber menyoroti bahwa terlalu banyak kerahasiaan dalam BUMN justru dapat merusak kepercayaan publik dan menimbulkan spekulasi. Ia mendorong PLN Indonesia Power untuk segera mengumumkan hasil investigasi secara tertulis dan merinci langkah-langkah korektif yang akan diambil.
Insiden kebakaran di PLTU Bengkayang dianggap sebagai ujian komitmen PLN terhadap transparansi dan akuntabilitas publik. Mengumumkan hasil penyelidikan dapat memperkuat kepercayaan rakyat, bukan melemahkan institusi. Semua pihak berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan transparansi dan integritas yang tinggi.





