Cecchinello: Zarco Kurang Fokus, Sering Crash

by -70 Views

Musim Johann Zarco pada tahun 2025 terdiri dari berbagai fase yang berbeda. Awalnya, ia mencapai titik puncak dengan beberapa finis dalam 10 besar di balapan awal kejuaraan, termasuk kemenangan di Le Mans dan podium di Silverstone. Namun, kemudian Zarco mengalami periode yang sulit di mana ia membutuhkan empat bulan untuk kembali ke posisi sepuluh besar dalam balapan utama. Perlu adaptasi dengan perubahan yang meningkatkan performa Honda dan menghadapi serangkaian kecelakaan.
Pada tahun 2025, Zarco terjatuh delapan kali dalam balapan hari Minggu, terutama setelah mendapatkan podium. Total kecelakaan yang diakumulasikan mencapai 28, hampir setara dengan dua musim sebelumnya. Meski demikian, Zarco memberikan tanggapan positif terhadap keadaan tersebut dan menyatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat latihan, bukan saat balapan.
Meskipun Zarco mengalami tantangan dalam musimnya, bos LCR Lucio Ceccinello mengakui bahwa awal musim mereka berjalan dengan baik, namun sulit di paruh kedua musim. Beberapa kendala termasuk cuaca ekstrem dan kegelisahan Zarco dalam balapan yang berujung pada kecelakaan-kecelakaan yang merugikan tim.
Meski sempat mengalami kesulitan, Zarco berhasil menunjukkan peningkatan pada September-Oktober setelah tim mendapatkan suku cadang pengembangan dari Honda. Dengan fokus yang lebih baik, Zarco mampu menyelesaikan musim dengan performa yang memuaskan baginya. Meski demikian, ia menyadari bahwa kecelakaan yang terjadi mungkin disebabkan oleh kurangnya fokus dalam mengendarai motor.
Secara keseluruhan, meskipun ada pasang surut dalam musimnya, Zarco tetap menjadi pembalap terbaik Honda dalam kejuaraan dan Cecchinello merasa puas dengan perubahan positif yang dialami Zarco di balapan terakhir musim ini. Meski terjadi berbagai kendala, Zarco mampu kembali ke posisi sepuluh besar pada akhir musim tersebut.

Source link