Gabriel Bortoleto, pembalap Brasil yang mengambil keputusan penting untuk menandatangani kontrak dengan McLaren, dipengaruhi oleh saran dari rekan setimnya, Max Verstappen. Sebelumnya, Bortoleto telah menandatangani kontrak dengan Sauber setelah memenangkan kejuaraan Formula 2 dengan McLaren. Hal ini menjadi langkah awal sebelum Sauber berubah nama menjadi Audi pada tahun 2026.
Bortoleto, yang telah meraih gelar juara Formula 3 pada tahun 2023 dan Formula 2 pada tahun 2024, bergabung dengan program pembalap muda McLaren di bawah naungan manajemen A14 milik Fernando Alonso. Dia menegaskan hubungannya yang erat dengan Verstappen, yang telah memberikan dukungan dan bimbingan kepadanya sejak lama.
Menyadari hubungan yang kuat di antara keduanya di Formula 1, Bortoleto mengungkapkan betapa berharga dukungan dari Verstappen di masa lalu. Mereka bahkan melakukan latihan simulator bersama, menunjukkan kolaborasi yang erat di antara keduanya untuk saling membantu dan saling belajar. Selain membantu Bortoleto dengan kesempatan di Sauber, Verstappen juga memberikan referensi positif untuknya di Red Bull Racing.
Dengan harapan bahwa Bortoleto akan memiliki kesempatan untuk bersaing di depan dalam tiga atau empat tahun ke depan, Verstappen memberikan dukungan penuh untuk rekan setimnya. Performa gemilang Bortoleto bersama Sauber, terutama dengan perubahan menjadi Audi pada tahun 2026, membuka kemungkinan keduanya akan berada dalam satu tim di masa depan. Semua ini membuktikan betapa pentingnya hubungan yang solid antara pembalap muda dan pembalap berpengalaman dalam dunia balap Formula 1.





