Toyota kembali hadir dalam Reli Dakar di Arab Saudi, menunjukkan keberhasilan Hilux T1 dalam menghadapi tantangan. Dengan 19 mobil yang bersaing di kelas Ultimate, Toyota Afrika Selatan melakukan pengembangan ulang terhadap Hilux, membuat GR Hilux IMT Evo lebih tangguh dan nyaman di medan berpasir.
Toyota Gazoo Racing W2RC semula berencana membawa empat mobil ke dalam kompetisi, namun karena kecelakaan yang menimpa Juan Cruz Yacopini, hanya tiga mobil yang turun di lintasan. Yacopini mengalami cedera tulang belakang dan tidak dapat berkompetisi, memaksa tim untuk menarik mobilnya dari acara tersebut.
Di samping Toyota, Yazeed Al-Rajhi dan Timo Gottschalk dari tim Overdrive kembali bersaing setelah mengalami cedera serius sebelumnya. Meskipun mengalami pasang surut, tim ini berhasil memenangi beberapa event kecil sebelum Dakar, membuktikan kesiapan mereka untuk bertanding.
Selain itu, tim swasta Energylandia dari Polandia juga memperkenalkan diri sebagai peserta yang mengandalkan mobil Toyota. Dengan rekor yang cukup mengesankan di kelasnya, tim ini menjadi salah satu yang patut diperhatikan dalam kompetisi.
Toyota sendiri telah meraih empat kemenangan secara keseluruhan dalam sejarah Reli Dakar. Meskipun Al-Rajhi menjadi yang terbaru, prestasi para pembalap Toyota sebelumnya telah menunjukkan keunggulan mobil Hilux dalam menghadapi medan sulit reli.
Dengan berbagai faktor dan perkembangan yang terjadi sebelum Dimulainya Reli Dakar di Arab Saudi, persaingan di kelas Ultimate sepertinya akan semakin ketat. Dukungan dari berbagai tim dan pembalap, termasuk yang mengandalkan mobil Toyota, membuat acara ini semakin menarik untuk dinantikan.





