Partnering with Verstappen at Red Bull: The Worst Job Ever

by -36 Views

Sergio Perez, mantan pembalap Red Bull Racing, berbicara secara terbuka tentang pengalamannya di tim Red Bull. Perez mengungkapkan bahwa meskipun ia tidak pernah bisa memenuhi ekspektasi tim, dia selalu berusaha sebaik mungkin. Dalam wawancara, Perez mencerminkan bagaimana tim Red Bull menuntut yang terbaik dari setiap pembalapnya, terutama dalam kaitannya dengan Max Verstappen.

Perez juga mengaku bahwa atmosfer di Red Bull sangat menegangkan, di mana segala hal, mulai dari kecepatan hingga keterlibatan dalam pengembangan mobil, menjadi masalah. Meskipun demikian, ia menerima tantangan menjadi rekan setim Verstappen sebagai pembelajaran dan pengalaman berharga dalam karirnya di Formula 1.

Dalam percakapan terakhirnya dengan bos tim Red Bull, Christian Horner, Perez mengungkapkan bahwa ia meramalkan kesulitan bagi siapa pun yang akan menggantikannya di tim. Meskipun Horner mengakui kesulitan tersebut, keputusan untuk mempromosikan Lawson dan Hadjar sebagai rekan setim Verstappen tetap diambil, meski tidak sepenuhnya berhasil.

Perez percaya bahwa adanya perubahan pendekatan terhadap mobil kedua di tim Red Bull bisa menjadi langkah yang lebih adil bagi rekan setim baru Verstappen. Dengan berbagai pengalaman yang dihadapi Perez selama berada di Red Bull, ia berharap agar pembalap-pembalap baru di tim tersebut dapat menghadapi tantangan dengan lebih baik.

Source link