Pendidikan menjadi prioritas utama di Kota Balikpapan, dengan program gratis, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan subsidi SPP yang terus berjalan tanpa pemangkasan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam meningkatkan anggaran pendidikan secara berkala. Langkah ini sejalan dengan arahan langsung Wali Kota Balikpapan.
Anggaran pendidikan terus meningkat setiap tahun, karena Pemerintah kota memberikan perhatian serius pada kesejahteraan guru, terutama guru non-ASN. Gaji guru meningkat menjadi sekitar Rp3,5 juta dari sekitar Rp1 juta, yang berdampak pada besarnya alokasi anggaran pendidikan. Meskipun realitas anggaran membatasi pemenuhan jumlah guru di sekolah, Pemkot Balikpapan terus merekrut guru secara bertahap untuk memastikan setiap sekolah memiliki guru yang cukup.
Menurut Irfan, kebijakan pendidikan bukan hanya soal angka dalam APBD, namun lebih dari itu, merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan kota. Pemerintah daerah tanggung jawab terhadap generasi muda Balikpapan. Dengan demikian, Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama dan akan terus berinovasi untuk memastikan semua anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.





