Luciano Benavides dari tim KTM meraih kemenangan sensasional dalam Dakar 2026 dengan mengalahkan Ricky Brabec dari tim Honda hanya dalam selisih dua detik. Peristiwa ini menyusul dominasi Daniel Sanders pada edisi sebelumnya, sehingga membuat kategori motor kembali ke intensitas normal, dengan persaingan ketat antar pembalap di Arab Saudi selama dua pekan. Meskipun perubahan pada road book dan rute balapan membuat Dakar lebih seperti balapan sprint, konsistensi pada akhirnya membuat Benavides dan Brabec menjadi pemain utama dalam perebutan gelar.
Di awal reli, pembalap KTM seperti Edgar Canet dan Daniel Sanders tampil menonjol, namun Benavides harus menunggu hingga etape kelima untuk meraih kemenangan pertamanya. Brabec juga meraih kemenangan pertamanya, tetapi posisinya tergeser akibat penalti pada etape berikutnya. Reli memunculkan ketegangan antara Benavides dan Brabec, di mana Brabec berhasil naik ke posisi puncak klasemen setelah terjadi kecelakaan pada etape 10, namun Benavides mampu mengungguli saat memasuki etape terakhir.
Pada akhirnya, Brabec melakukan kesalahan langka yang membuatnya terjatuh ke posisi kesembilan, sementara Benavides memanfaatkan kesempatan ini untuk merebut kemenangan keseluruhan. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Benavides setelah sembilan percobaan dan juga kemenangan ke-21 bagi KTM dalam sejarah Dakar. Meski begitu, Brabec harus puas dengan posisi kedua, gagal meraih gelar keduanya, sementara posisi ketiga di podium diraih oleh Tosha Schareina dari tim Honda.
Selain itu, juara bertahan Daniel Sanders harus puas dengan posisi kelima setelah mengalami kecelakaan di pertengahan reli. Reli yang mengesankan ini juga menandai penampilan cemerlang pembalap muda seperti Edgar Canet dari KTM, yang meskipun mengalami kegagalan di beberapa etape, mampu memperlihatkan bakatnya di Dakar 2026. Total, reli ini menjadi panggung yang menegangkan dan menarik, memperlihatkan balapan lintas negara paling prestisius di dunia dalam aksi penuh tantangan dan kejutan.





