Pada akhir perdagangan Senin (19/1), nilai tukar rupiah membuat para pelaku pasar merasa was-was ketika rupiah melemah hingga Rp16.955 per dolar AS, hampir mencapai level psikologis Rp17.000. Namun, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan sikap tenang dan optimis bahwa rupiah akan segera menguat kembali. Menurut Purbaya, pergerakan nilai tukar sangat tergantung pada fundamental ekonomi, yang masih dianggap solid di Indonesia seperti yang terlihat dari peningkatan pada pasar saham. Hal ini tercermin dari rekor baru IHSG yang ditutup pada level tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 9.133,87. Purbaya juga menegaskan bahwa lonjakan IHSG tidak akan mungkin terjadi tanpa adanya aliran dana asing masuk ke dalam negeri. Ia juga menepis isu terkait pelemahan rupiah akibat penunjukan Wakil Menteri Keuangan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, dengan mengklaim bahwa masuknya unsur pemerintah ke BI tidak akan mengganggu independensi bank sentral. Meskipun faktor global seperti ketidakpastian eksternal dapat memengaruhi pelemahan rupiah, pemerintah tetap percaya diri bahwa rupiah akan segera menguat kembali dengan dukungan fundamental ekonomi yang kuat dan arus modal yang positif.
Penguatan Rupiah Hampir Rp17 Ribu: Menkeu Purbaya Optimis





