Oliver Solberg Raih Kemenangan Lebih Awal saat Kabut Picu Red Flag

by -56 Views

Oliver Solberg telah memulai debutnya sebagai pembalap Rally1 penuh waktu di WRC dengan penampilan luar biasa di Reli Monte Carlo. Dia berhasil mengatasi kondisi musim dingin yang berbahaya dan memimpin reli tersebut. Solberg melesat di jalan aspal pegunungan yang tertutup salju dan es dengan keunggulan 44,2 detik atas Elfyn Evans dari tim Toyota. Juara dunia bertahan, Sebastien Ogier, harus puas dengan posisi ketiga setelah waktu tertinggal 1:08,6. Thierry Neuville dari Hyundai menempati peringkat keempat, sementara Jon Armstrong dari M-Sport turun ke posisi kelima setelah start yang impresif.

Tim-tim harus menghadapi kondisi basah yang sulit dan awan rendah setelah menghindari salju di tahap awal reli. Evans dan Ogier termasuk dalam kru yang berani menggunakan ban super lembut, yang memberi mereka keuntungan di awal reli. Meskipun tidak menggunakan ban super lembut, Solberg tetap tampil impresif dan mampu menyaingi para pembalap top lainnya. Tetapi, banyak pembalap, termasuk Luis Fourmaux, mengalami kesulitan menghadapi etape dengan paket ban yang kurang optimal.

Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi faktor kunci dalam reli ini. Di etape malam pertama, Solberg berhasil unggul dengan waktu yang mengesankan, sementara pembalap lain seperti Ogier menemui kendala dengan ban yang tidak optimal. Etape malam memberikan tantangan ekstra dengan lumpur, salju, dan gundukan es yang membuat reli ini menjadi salah satu yang paling gila dalam sejarah Monte Carlo. Beberapa pembalap, termasuk Neuville, Kesulitan dengan kondisi yang berbahaya ini.

Pada tahap berikutnya, kabut tebal menyelimuti etape dan memaksa beberapa pembalap menghadapi situasi yang sangat berbahaya. Evans, Neuville, dan pembalap lainnya mengekspresikan kekhawatiran mereka terhadap kondisi yang tidak aman tersebut. Namun, Solberg berhasil mengatasinya dan memperluas keunggulannya di depan kru lainnya. Terlepas dari kondisi sulit, beberapa pembalap, seperti Armstrong dan Fourmaux, berhasil bertahan dan menyelesaikan etape dengan selamat.

Kembalinya Lancia ke WRC tidak berjalan mulus, dengan Yohan Rossel mengalami insiden di etape pembuka dan Nikolay Gryazin mengalami kerusakan suspensi. Terlepas dari itu, reli Monte Carlo tetap menjadi ajang yang menegangkan dan penuh dengan tantangan bagi para pembalap.

Source link