Review Mesin Red Bull Baru: Kesan Pertama di Barcelona

by -39 Views

Red Bull Ford Powertrains melakukan uji coba serius pertama setelah sesi syuting sebelumnya di Imola. Liam Lawson memicu bendera merah sebelum jeda makan siang, namun berhasil mencatatkan 88 lap dengan mobil Racing Bulls. Di sisi lain, Max Verstappen belum muncul di balik kemudi pada hari Senin. Rekan setimnya, Isack Hadjar, berhasil menyelesaikan 107 lap di Circuit de Barcelona-Catalunya dengan waktu 1:18,159, menjadi pembalap tercepat meskipun waktu lap tidak menjadi fokus utama saat ini.

Pentingnya keandalan DM01, yang didedikasikan untuk Dietrich Mateschitz, merupakan prioritas utama bagi Red Bull. Selama uji coba, Lawson menyatakan bahwa meskipun ada sedikit ketidaknyamanan, tim merasa cukup puas dengan penampilan mereka. Mark Rushbrook dari Ford menyatakan bahwa fokus utama pada fase akhir pengembangan adalah driveability, yang mengacu pada bagaimana pembalap merasakan mesin. Lawson merasa optimistis setelah uji coba pertama dan menilai mesin berjalan dengan baik.

Mattia Spini, kepala insinyur balap Racing Bulls, juga memberikan pandangan positif terkait kinerja mesin. Meskipun masih ada ruang untuk perbaikan, tim merasa bahwa hubungan yang baik antara Red Bull Powertrains dan insinyur mereka sendiri membuat mereka bekerja sama dengan baik untuk memperbaiki mesin. Tujuan utama tim saat ini adalah memastikan keandalan mobil, sementara evaluasi performa lebih fokus pada uji coba di Bahrain.

Red Bull Racing dan Racing Bulls memiliki dua hari tersisa di Barcelona sebelum pindah ke Bahrain. Tim berencana untuk fokus pada pemecahan masalah dan meningkatkan pemahaman tentang mesin mereka sebelum memfokuskan pada performa mobil. Dengan kerjasama yang baik dan dedikasi untuk mengatasi masalah, tim Red Bull Ford Powertrains bertekad untuk melanjutkan pengembangan mereka menuju musim balap yang lebih baik.

Source link