Tips Stabilitas dan Pemulihan Energi dari Williams

by -47 Views

Pada Februari 2022, isu penting tentang motor listrik pada mesin baru yang meningkatkan daya dari 120 kW menjadi 350 kW menjadi sorotan utama. Namun, kapasitas baterai hanya sedikit lebih besar dari yang digunakan hingga 2025, mengakibatkan energi listrik yang tersedia tidak mencukupi untuk satu putaran penuh di lintasan. Untuk mengatasi ini, aerodinamika aktif telah diperkenalkan untuk mengurangi hambatan, meskipun solusi alternatif sedang dikembangkan untuk memaksimalkan penggunaan daya yang tersedia.

Matt Harmann, dalam acara peluncuran livery Williams FW48, membahas tantangan pemulihan energi pada F1 generasi baru yang dijadwalkan akan terjadi pada tahun 2026. Dia memperkirakan bahwa mesin endotermik akan digunakan untuk mengisi ulang baterai saat mobil menikung, menghadirkan tantangan baru bagi tim balap.

Pemulihan energi tidak hanya terjadi saat pengereman, tetapi juga selama putaran dengan berbagai metode yang mungkin. Hal ini menuntut pembalap untuk menyesuaikan gaya mengemudi mereka agar dapat memaksimalkan penggunaan daya yang tersedia. Dalam konteks ini, digunakan gigi yang lebih rendah dari yang diperlukan untuk memulihkan energi di beberapa bagian penting dari putaran juga dipertimbangkan.

Dengan adanya peralihan ke mesin yang lebih kuat, seperti generator listrik yang tiga kali lebih kuat dari sebelumnya, strategi penggunaan mesin pembakaran dalam untuk mengisi daya baterai menjadi semakin penting. Kegrakan performa awal kejuaraan tergantung pada integrasi antara power unit dan sasis mobil, serta bagaimana mengelola manajemen mobil di tengah tantangan tersebut. Selain itu, elemen kunci dalam meraih performa terbaik yang dibutuhkan juga mencakup faktor penentu dari masing-masing subsistem yang digunakan.

Source link