Pasar Murah Balikpapan, Tekan Inflasi Jelang Ramadan

by -50 Views

Pemerintah Kota Balikpapan tengah mengambil langkah intensif untuk mengendalikan inflasi menjelang bulan suci Ramadan. Mereka telah mengadakan pasar murah selama lima hari, mulai dari 9 hingga 13 Februari 2026. Inisiatif ini berasal dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan tujuan menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Program pasar murah ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Potongan harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp10.000, tergantung pada jenis komoditas yang dibeli.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri, menyatakan bahwa pasar murah menyediakan bahan pokok essensial seperti beras, telur, daging, gula, dan minyak goreng. Semua komoditas tersebut dipasok oleh distributor terpercaya untuk menjamin kualitas dan ketersediaannya.

Selain itu, pasar murah juga mencakup bahan pokok penting lainnya, seperti gas elpiji ukuran 3 kilogram. Distribusi gas elpiji ini dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga dengan tujuan menjaga pasokan gas elpiji agar tetap stabil dan mencegah kelangkaan menjelang Ramadan.

Program ini juga menangani komoditas hortikultura, seperti sayur-mayur, yang koordinasinya dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Balikpapan. Langkah ini diambil untuk memastikan harga komoditas hortikultura tetap terkendali di tengah potensi peningkatan permintaan.

Meskipun demikian, Haemusri menyadari bahwa pasar murah masih memiliki keterbatasan dalam pelaksanaannya. Saat ini, kegiatan ini hanya dilaksanakan di satu lokasi tertentu dengan jam operasional yang terbatas.

Pemerintah Kota Balikpapan memiliki rencana untuk memperluas program pasar murah ini selama bulan Ramadan dengan melibatkan berbagai sektor, termasuk Dinas Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Mereka berharap dengan sinergi antarinstansi, tekanan inflasi dapat ditekan sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Source link