Kota Balikpapan siap menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino 2026 dengan langkah-langkah antisipatif yang disiapkan oleh Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, memastikan bahwa semua strategi yang diambil didasarkan pada perhitungan matang dan simulasi terukur demi menjaga pasokan air bersih yang vital bagi masyarakat. Fenomena El Nino diperkirakan akan berlangsung dari April hingga September 2026, menyebabkan potensi penurunan sumber air baku di Balikpapan terutama di Waduk Manggar. Untuk mengatasi potensi krisis, PTMB dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV telah merumuskan berbagai skema teknis dalam rapat koordinasi strategis pada 31 Maret 2026 lalu. Langkah-langkah konkret seperti penutupan pintu spillway Waduk Manggar dan skenario distribusi adaptif telah disiapkan sebagai upaya mitigasi awal. Selain itu, reaktivasi sumur bor tidak aktif dan langkah-langkah jangka menengah lainnya sedang dipersiapkan untuk menghadapi kondisi darurat. Kesiapan teknis yang matang disertai dengan kesadaran kolektif masyarakat dalam penghematan air diharapkan menjadi kunci dalam menghadapi El Nino tanpa mengganggu pelayanan air bersih yang essensial bagi kehidupan sehari-hari.
Krisis Air Bersih di Balikpapan: Ancaman El Nino 2026





