Mick Schumacher, pembalap rookie di IndyCar Series, telah menyelesaikan empat balapan pertamanya dengan setidaknya satu akhir pekan balapan di setiap jenis trek – oval, sirkuit jalan, dan sirkuit jalanan. Tetapi tantangan terbesar masih ada di depan, dengan pra-tes resmi untuk Indianapolis 500 akan dilakukan pada akhir April. Praktek bebas untuk Indy 500 akan dimulai pada minggu kedua bulan Mei. Dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport.com, Mick Schumacher membicarakan bagaimana ia telah menyesuaikan diri dengan IndyCar sebagai seorang pembalap, mengapa tantangan terbesar baginya di akhir pekan balapan, bagaimana seri IndyCar berbeda dari Formula 1, serta harapan dan rencana yang dimilikinya untuk sisa musim tersebut.
Di IndyCar, Schumacher menyatakan bahwa struktur akhir pekan balapan lebih berbeda daripada ajang balapan yang pernah diikutinya sebelumnya. Di Formula 1, pendekatannya lebih data-driven, sementara di IndyCar, lebih fokus pada menyesuaikan mobil dengan gaya mengemudi pembalap. Schumacher merasa perlu lebih banyak waktu di sesi latihan bebas untuk mempersiapkan mobil dengan sebaik mungkin, karena waktu untuk melakukan perubahan set up sangat terbatas antara hari Jumat dan Sabtu. Perbedaan inilah yang membuat IndyCar dan F1 terasa sangat berbeda dalam hal pendekatan teknisnya.
Schumacher juga mengungkapkan bahwa di awal karirnya di IndyCar, hal terbesar yang harus dia hadapi adalah ketidakmampuannya beradaptasi dengan kebanyakan trek balapan yang belum pernah dia kunjungi. Masih banyak jalur yang belum ia pahami sepenuhnya dan setiap sesi latihan bebas menjadi kesempatan penting baginya untuk mengenal trek dengan baik. Meskipun dia mengakui perlunya waktu lebih untuk beradaptasi sepenuhnya dengan mobil dan trek, Schumacher tetap optimis dengan kemampuannya meraih hasil yang lebih baik di masa depan.
Bagi Schumacher, IndyCar merupakan tempat yang penuh tantangan dan yang terutama memberinya kepuasan ketika meraih kesuksesan. Kestabilan dan kerja keras adalah kunci dalam karirnya di IndyCar, dimana dia merasa perlu agar tidak kehilangan fokus dan semangat dalam mencapai tujuannya. Meskipun terdapat kendala dan kurangnya pengalaman di trek-balapan tertentu, Schumacher merasa bahwa semangat balapan dan kesempatan untuk terus berkembang tetap membuat pengalaman di IndyCar sangat memuaskan.
Dengan budaya balap yang berbeda dan tantangan unik di setiap trek, Schumacher merasakan bahwa ada ruang bagi perbaikan dan inovasi dalam dunia IndyCar. Sebagai pembalap yang memiliki pengalaman luas di berbagai ajang balap, Schumacher berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas balapan di IndyCar. Karena bagi Schumacher, IndyCar bukan hanya tentang kompetisi dan kepuasan pribadi, tetapi juga tentang bagaimana membangun lingkungan balap yang lebih baik bagi seluruh peserta. Oleh karenanya, Schumacher yakin bahwa masa depannya di IndyCar penuh potensi untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar dan berkontribusi positif dalam pengembangan olahraga balap roda empat ini.





