James Roe: Dari Keuletan dan Kerja Keras Menuju Impian IndyCar
James Roe tiba di Amerika Utara dari Irlandia saat berusia 18 tahun delapan tahun yang lalu, membawa keuletan yang tak kenal lelah. Awalnya, dia tinggal di luar koper di lantai bengkel perusahaan ArmsUp Motorsports yang berbasis di Wisconsin sambil berkompetisi dan menang di kelas formula junior.
Kini, pria asal Naas, County Kildare tersebut semakin dekat untuk mewujudkan impian IndyCar. “Dari tempat asal saya hingga apa yang telah saya bangun sejak datang ke Amerika Utara, semuanya hanya melalui kerja keras dan tekad yang kuat. Saya hanya mengenal itu,” kata Roe, 27 tahun. “Atribut-atribut itu, saya yakin, akan membuahkan hasil, dan kita akan mencapai apa yang kita inginkan, karena saya hanya mengenal kerja keras. Semangat dan etos kerja, setiap kali situasinya sulit, saya teringat saat tinggal di lantai bengkel di Wisconsin, itu membuat semangat saya tetap berkobar, dan saya rasa saat itu ketika Anda naik mobil besar, dan berkata, ‘saya datang dari situ ke sekarang,’ itu akan sangat istimewa.”
Mengambil Risiko Bersama Ganassi
Di tengah musim keempatnya di Indy NXT, Roe menghabiskan tiga tahun terakhir bersama Andretti Global sebelum beralih ke Chip Ganassi Racing (CGR) pada tahun 2026, di mana dia merupakan aset veteran yang sangat penting bagi program tahun kedua tim tersebut.
Roe, yang dua kali menjadi runner-up di kategori pengembangan teratas IndyCar, menjelaskan, “Saya melihatnya sebagai kesempatan untuk pergi dengan pengalaman yang saya miliki dalam seri tersebut, membawa sesuatu ke dalam tim untuk membantu pertumbuhan mereka, sambil juga merasuki diri saya ke dalam tim IndyCar di sana yang mendominasi dan belajar beberapa hal dari lingkungan itu yang mana suatu hari nanti saat saya mendapatkan kesempatan di IndyCar, saya akan lebih teredukasi tentang mobil Indy serta lingkungan IndyCar dan apa yang membuat mereka begitu sukses di sana.”
Menguatkan Pengalaman dengan IMSA
Roe juga telah berkompetisi dalam balapan ketahanan IMSA WeatherTech SportsCar Championship bersama Lone Star Racing menggunakan Mercedes-AMG GT3, menambah pengalaman ketahanan yang dia peroleh dengan Pratt Miller Motorsports setahun sebelumnya. Ini dilakukan untuk lebih mempersiapkan diri ketika kesempatan IndyCar muncul nanti.
Melalui berbagai pengalaman ini, Roe yakin akan lebih siap saat kesempatan di IndyCar datang. Menjadi kompetitif dan berhasil adalah tujuannya, baik di IndyCar maupun IMSA. Artinya, kerja keras akan terus menjadi kuncinya dalam menggapai impian IndyCar. Sementara itu, di IMSA, dia terus membangun pondasinya agar bisa unggul di sana juga.
Pertimbangan di Era Modern Balap
Dalam dunia balap modern, seorang pembalap harus bisa bersikap tajam di luar balapan sama seperti di lintasan. Selama bertahun-tahun di Amerika, Roe telah membangun ekosistem bisnis-ke-bisnis (B2B) yang kuat seputar aktivitas balapnya. Kemitraan dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Topcon, Ring Power, Biotechnology Innovation Organization (BIO), Vortex, dan Merlo America bukan hanya sekadar simbol, melainkan aset korporat yang aktif.
Untuk mengelola jaringan korporat yang kompleks ini, Roe bergantung pada manajemen inti yang efisien. “Saya memiliki tim luar biasa sekeliling saya, beberapa ‘gadis hebat,’ seperti yang saya sebut, yang selalu menyelesaikan tugas dengan baik,” ujarnya. Mereka menjadikan program balapnya bernilai bagi mitra-mitra dan terus berupaya memberikan manfaat. Hal ini penting bagi Roe, dan dia berkomitmen untuk terus memperluas usaha tersebut.
Menuju Langkah Berikutnya
Melihat ke depan menuju tahun 2027, Roe telah aktif berdiskusi untuk peluang di IndyCar, sekaligus terus memperluas pengalamannya di IMSA. Tujuan terbesarnya adalah berlomba di program yang paling kompetitif. IndyCar selalu menjadi tujuannya, sambil terus menikmati waktu di Mercedes. Semuanya berjalan baik, dan Roe bersyukur atas kesempatan yang diberikan IM Mercedes yang dapat meningkatkan penyegarannya tahun ini.
James Roe telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan tekad, dia bisa menggapai impian IndyCar-nya. Dari anak muda yang tinggal di lantai bengkel dingin di Wisconsin, Roe telah berkembang menjadi pembalap yang berdedikasi, berkomitmen, dan siap berjuang sekeras mungkin untuk meraih kesuksesan di IndyCar.
Sumber: Motorsport.com





