Atlet Menembak Remaja Surabaya Kembali ke Lapangan Tembak Lawan Trauma
Seorang atlet menembak remaja berusia 15 tahun berinisial P menunjukkan ketangguhannya dengan kembali turun ke lapangan tembak Perbakin Surabaya pada Sabtu (11/7/2026). Atlet muda ini bersiap untuk mengikuti seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur setelah sebelumnya harus berhenti sejenak karena dugaan kasus pelecehan seksual. Namun, dengan dukungan dari keluarga dan lingkungan terdekatnya, P kembali dengan semangat yang membara.
Dukungan yang Tak Tergantikan
Pemulihan kondisi mental dan fisik P tidak lepas dari dukungan moral yang luar biasa dari keluarga dan orang-orang terdekatnya. Menurut P, support yang diberikan oleh orang tua dan teman-teman yang peduli dengannya menjadi pendorong utama bagi dirinya untuk bangkit kembali dan kembali fokus pada latihan menembak. P memulai kembali rutinitas latihan sejak beberapa pekan terakhir untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi Porprov Jawa Timur.
Bantuan Berharga dari Pihak Terkait
Dalam sesi latihan perdananya, P mendapatkan kejutan berupa bantuan satu unit senjata airsoft baru dari Perbakin Surabaya, KONI Surabaya, serta Disbudporapar Surabaya. Bantuan ini sangat berarti baginya karena sebelumnya ia harus meminjam peralatan dari orang lain untuk berlatih. Ketua Harian Perbakin Surabaya, Hadi Susilo, juga menyampaikan rasa syukurnya melihat perkembangan positif yang ditunjukkan oleh P setelah mengalami peristiwa yang cukup berat.
Dengan semangat yang membara dan tekad yang kuat, P kini siap mengikuti seleksi Porprov Jawa Timur dengan penuh keyakinan. Dukungan dari orang-orang terdekatnya dan bantuan dari pihak terkait menjadi modal berharga baginya untuk melawan trauma dan kembali ke jalur yang benar. Semoga P dapat meraih hasil yang memuaskan dan memberikan inspirasi bagi banyak orang melalui perjuangannya yang luar biasa.





