Ini Suara RI dalam Pertemuan Menlu ASEAN di Filipina – Analisis dan Respon Positif

by -123 Views

Pemerintah Dorong ASEAN Berikan Manfaat Nyata & Jaga Stabilitas Kawasan

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Indonesia menegaskan ASEAN harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas kawasan. Sikap tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) and Related Meetings di Manila, Filipina, pada 21-24 Juli 2026.

Teguran keras ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vahd Nabyl Achmad Mulachela. Menurutnya, penting bagi ASEAN untuk berkontribusi secara konkret bagi masyarakat sambil tetap menjaga stabilitas wilayah.

ASEAN Percepat Penyelesaian Code of Conduct dan Koordinasi Perlindungan WNI

Indonesia menekankan percepatan penyelesaian Code of Conduct (COC) di Laut China Selatan sebagai salah satu prioritas utama. Nabyl mengatakan bahwa ASEAN sedang berupaya agar perundingan COC dapat selesai tahun ini dengan efektif, substansial, dan berlandaskan hukum internasional.

Selain isu keamanan, Indonesia juga mengusulkan pembentukan ASEAN Heads of Consular Affairs Division Forum untuk memperkuat koordinasi perlindungan warga negara ASEAN di luar negeri. Langkah ini diambil mengingat meningkatnya mobilitas warga ASEAN dan kompleksitas kasus-kasus konsuler yang terjadi.

Mendorong Ketahanan Pangan dan Energi ASEAN

Di sesi retreat, Indonesia juga mendorong ASEAN untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi, menjaga kelancaran rantai pasok, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gangguan yang bisa mengancam stabilitas kawasan.

Rangkaian AMM juga didukung dengan Post Ministerial Conference antara ASEAN dan para mitra dialog seperti India, AS, China, Jepang, dan lainnya. Indonesia juga menjalin pertemuan bilateral dengan Korea Selatan dan Palestina.

Tahun ini, secara resmi Turki menjadi Mitra Wicara ASEAN, sementara Jerman dan Qatar mendapat status Mitra Wicara Sektoral. Indonesia berharap penambahan mitra tersebut akan memperkuat kapasitas ASEAN dalam menjalankan program kerja dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas.

Source link