Kejadian Kapal 12 Penumpang Selamat: Cari ABK Hilang

by -77 Views






Artikel Terbaru: Insiden Hilang Kontak Speedboat di Teluk Tomini

Insiden Hilang Kontak Speedboat di Teluk Tomini: 12 Penumpang Selamat, 1 Awak Kapal Masih Dicari

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) memberikan update terbaru terkait insiden speedboat SB. Mister Un (GT 2) yang hilang kontak dan tenggelam di perairan Teluk Tomini, Gorontalo.

Seluruh Penumpang Selamat Dievakuasi

Dari informasi resmi, kapal tersebut membawa 13 orang, termasuk 11 penumpang WNA dan 2 awak kapal. Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat ke Resort Sanctum di Una-Una dan selanjutnya ke RSUD Ampana untuk pemeriksaan medis.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, proses evakuasi dilakukan dengan lancar dan satu-satunya awak kapal yang masih belum ditemukan adalah Nakhoda atas nama Ferdiansyah.

Pencarian Awak Kapal Dilakukan Secara Intensif

Operasi pencarian dan penyelamatan difokuskan pada pencarian awak kapal yang masih hilang. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan korban selamat untuk menemukan Nakhoda Ferdiansyah.

Kronologi Kejadian: Teknis Kapal hingga Cuaca Buruk

Speedboat SB. Mister Un berangkat dari Pelabuhan Una-Una menuju Pelabuhan Marisa pada Jumat pagi, namun mengalami masalah mati mesin yang diperberat oleh kondisi cuaca buruk, menyebabkan tenggelamnya kapal di sekitar Teluk Tomini.

Kendala semakin memburuk saat gelombang tinggi dan cuaca ekstrem melanda area tersebut, menghambat jalannya operasi penyelamatan dan pencarian Nakhoda Ferdiansyah.

Operasi SAR Terhenti Sementara karena Gelombang Tinggi

Masyhud memastikan bahwa operasi SAR terhenti sementara pada Jumat malam karena kondisi cuaca ekstrem, namun telah dilanjutkan kembali keesokan paginya untuk keselamatan tim pencari.

Komitmen Ditjen Hubla dan seluruh pihak terkait adalah memastikan operasi SAR berjalan efektif dan keprihatinan mendalam kepada penumpang dan keluarga korban atas insiden ini.

Masyarakat maritim diminta untuk selalu memeriksa kesiapan kapal dan memantau kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran guna mencegah insiden serupa di masa depan.

Source link