Denny Hamlin explains brake package decision at Iowa

by -88 Views

Denny Hamlin Memaksa NASCAR Membuat Keputusan yang Berani di Iowa Speedway

Denny Hamlin bersama dengan rekan setim aliansi Toyota-nya, Chase Briscoe, Riley Herbst, dan Bubba Wallace, menghabiskan waktu lama di bengkel sebelum balapan di Iowa Speedway pada hari Minggu karena perubahan pra-balapan yang harus dilakukan. Perubahan tersebut dijelaskan dalam cerita di bawah ini.

Percobaan yang Berbeda

Hamlin dan Briscoe menyelesaikan balapan di posisi kelima dan keenam, dan pemimpin kejuaraan saat ini dalam Seri Piala ini membagikan pengalamannya selama akhir pekan dalam podcast Actions Detrimental-nya. Menurut Hamlin, mereka mencoba sesuatu yang berbeda, yang sudah pernah digunakan oleh tim lain sebelumnya. Ia ingin belajar dari kesuksesan 23XI yang kuat di lintasan ini selama setahun terakhir.

Ia menyimpulkan bersama kepala kru Chris Gayle bahwa mereka tidak akan keluar dari zona nyaman mereka selama Chase for the Championship, jadi akhir pekan ini merupakan saatnya. Meskipun menganggap bahwa timnya mendapat ‘batch’ pad rem yang buruk, dia menyadari dengan cepat bahwa pendekatan itu tidak cocok baginya.

Masalah pada Rem

Hamlin mengungkapkan bahwa tekanan remnya bermasalah dan sangat tidak teratur. Terkadang ada tekanan setelah safety car keluar, tetapi selama balapan normal tekanan remnya hanya sekitar 10 persen. Peraturan NASCAR tidak mengizinkan tim untuk mengganti pad rem sampai setelah balapan dimulai, yang akan memakan waktu lama. Tim bisa mengganti kaliper, meskipun harus start dari belakang.

Gayle mengganti saluran udara di mobil No. 11 sebelum balapan, dan itu tidak berhasil sehingga Hamlin harus beradaptasi. Dua kepala kru, Gayle dan James Small, menyarankan NASCAR untuk memperhatikan kebijakan penggantian pad rem demi keamanan. Hamlin juga mengeluarkan permintaan yang serupa.

Hamlin menyatakan bahwa dia siap menerima sanksi apapun selain dari harus menunggu saat balapan dimulai. Meskipun memahami alasan peraturan tersebut, dia berharap pada akhirnya akan diterapkanlah ‘common sense’ guna keselamatan.

Secara keseluruhan, Hamlin sangat yakin bahwa ini bukanlah sebuah eksperimen semata-mata menjelang Chase for the Championship. Dia hanya ingin mencoba pendekatan lain yang sudah terbukti berhasil untuk orang lain karena merasa kesulitan di lintasan tersebut.

Source link