Jakarta Kota Terpadat Dunia: Dampak ke Bekasi-Depok

by -39 Views

Jakarta, Kota Terpadat di Dunia: Tantangan Bagi Greater Jakarta

Jakarta kini menjadi kawasan perkotaan dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Data dari Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam World Urbanization Prospects 2025 mencatat bahwa populasi Jakarta mencapai sekitar 42 juta jiwa, mengalahkan kota-kota besar seperti Dhaka, Tokyo, hingga Shanghai.

Tantangan Greater Jakarta

Tantangan Jakarta tidak hanya tentang pembangunan di dalam batas administratif ibu kota. Dengan pertumbuhan populasi yang pesat, aktivitas ekonomi, hunian, dan mobilitas penduduk telah merambah ke wilayah Bodetabek. Oleh karena itu, masa depan Greater Jakarta perlu dilihat sebagai satu kawasan metropolitan yang terintegrasi.

Menurut Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Indonesia (IAP) Adriadi Dimastanto, pertumbuhan Jakarta sebagai primate city menimbulkan kesenjangan yang signifikan dibandingkan dengan kota lain di sekitarnya. Perancang Kota ini memaparkan bahwa anggaran daerah Jakarta jauh lebih besar dibandingkan dengan kota-kota seperti Depok. Hal ini menunjukkan perluasan disparitas antara Jakarta dengan daerah sekitarnya.

Masih Ada Tanda Pertumbuhan

PBB memperkirakan bahwa populasi kawasan metropolitan Jakarta masih akan terus bertambah sekitar 10 juta jiwa dalam 25 tahun mendatang. Hal ini dapat menimbulkan tekanan besar terhadap kawasan pusat dan daerah sekitarnya. Sudah terlihat bahwa kota-kota di sekitar Jakarta mulai berkembang untuk menampung populasi dan aktivitas ekonomi yang semakin meningkat di ibu kota.

Pola tersebut menyebabkan Greater Jakarta menghadapi masalah yang lebih kompleks dari sekadar kemacetan. Ketika wilayah hunian tumbuh lebih pesat daripada pusat ekonomi dan fasilitas kota, penduduk terpaksa melakukan perjalanan jauh setiap hari. Oleh karena itu, kota-kota penyangga perlu diperkuat sebagai pusat aktivitas ekonomi dan layanan.

Adriadi Dimastanto menekankan pentingnya menciptakan lapangan kerja dan pusat aktivitas ekonomi baru di kota-kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Bogor, dan Tangerang. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap Jakarta dan meratakan pembangunan di wilayah metropolitan Greater Jakarta.

Source link