Analisis Mundur Herve Renard: Rekor Terpendek Kepelatihan – portal7.co.id

by -72 Views



Pelatih Tunisia Mundur Setelah Gagal di Piala Dunia 2026

Pelatih asal Prancis, Herve Renard, memutuskan mundur dari jabatannya sebagai arsitek Timnas Tunisia setelah skuadnya tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.

Mengakhiri Masa Bakti Singkat

Keputusan mendadak Renard ini menjadi sorotan setelah hanya 18 hari menjalani tugasnya bersama Elang Kartago. Durasi singkat ini bahkan mencatatkan rekor masa kerja terpendek sepanjang kariernya.

“Sebelum pergi, saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Federasi Sepakbola Tunisia karena telah mengizinkan saya berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Suatu kehormatan mengenakan seragam Tunisia dan menjalani pengalaman tak terlupakan ini,” tulis Herve Renard melalui akun media sosial pribadinya.

Kegagalan Pasca-Pemecatan Lamouchi

Renard memutuskan mundur setelah gagal menyelamatkan performa Tunisia pasca-pemecatan Sabri Lamouchi akibat kekalahan telak dari Swedia, diikuti dengan kekalahan dari Jepang dan Belanda saat di bawah kendalinya.

“Saya berharap Tunisia sukses di masa depan. Saya yakin mereka akan terus berkembang, membangkitkan semangat seluruh bangsa, dan menulis halaman-halaman indah dalam sejarahnya. Terima kasih kepada semua orang yang telah menemani saya dalam perjalanan ini,” jelas Herve Renard.

Reputasi Renard di Scene Sepak Bola Afrika

Sebelum menangani Tunisia, Renard telah membawa Zambia dan Pantai Gading meraih sukses di kancah sepak bola internasional. Pengunduran dirinya mengakhiri petualangan di Timnas Tunisia.

Pengunduran diri Renard menambah panjang daftar juru taktik top lain yang juga meletakkan jabatan setelah Piala Dunia 2026, termasuk nama-nama seperti Ronald Koeman, Steve Clarke, Marcelo Bielsa, Hong Myung-bo, Sebastian Beccacece, dan Miroslav Koubek.


Source link