Apple Intelligence di iPhone: 8 Fitur AI Wajib Dicoba

by -93 Views

Apple Intelligence membawa sejumlah kemampuan kecerdasan buatan ke iPhone, mulai dari membantu menulis, merangkum informasi, mengolah foto, hingga memahami objek melalui kamera. Teknologi ini dirancang untuk terintegrasi dengan berbagai fungsi dan aplikasi sehingga pengguna dapat memakainya dalam aktivitas sehari-hari.

Namun, fitur tersebut belum tersedia di semua perangkat. Apple Intelligence hanya dapat digunakan pada iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, seluruh model iPhone 16, serta iPhone yang lebih baru. Ketersediaannya juga dipengaruhi versi sistem operasi, bahasa yang digunakan, dan wilayah pengguna.

Membantu tulisan, pesan, dan rekaman

Salah satu kemampuan yang bisa langsung dimanfaatkan adalah Alat Tulis atau Writing Tools. Fitur ini dapat mengoreksi tulisan, membuat rangkuman, serta menulis ulang teks dengan gaya atau nada berbeda. Pengguna bisa mengaksesnya ketika mengetik di sejumlah aplikasi maupun situs web pihak ketiga yang kompatibel.

Dalam praktiknya, Alat Tulis dapat digunakan untuk merapikan email, mempersingkat pesan yang terlalu panjang, atau membantu menyusun catatan dan dokumen. Apple Intelligence juga dapat merangkum notifikasi yang menumpuk, sehingga pengguna bisa melihat inti pemberitahuan tanpa membacanya satu per satu.

Di aplikasi Pesan, sistem tersebut dapat meringkas percakapan dan menyediakan Balasan Cerdas. Fitur ini membantu pengguna memahami konteks utama sebuah percakapan sekaligus merespons pesan dengan lebih cepat.

Kemampuan serupa tersedia untuk audio. Rekaman suara di aplikasi Catatan, seperti rekaman rapat atau kegiatan belajar, dapat dirangkum bersama transkripsinya. Pada perangkat dan wilayah yang mendukung, Apple Intelligence juga bisa membuat rangkuman panggilan telepon serta audio FaceTime yang direkam.

Mengolah gambar dan memahami lingkungan

Untuk kebutuhan kreatif, Apple menyediakan Genmoji dan Image Playground. Genmoji memungkinkan pengguna membuat emoji berdasarkan deskripsi tertentu, sedangkan Image Playground digunakan untuk menghasilkan gambar dari ide atau keterangan yang diberikan. Keduanya menawarkan pilihan pembuatan konten visual langsung melalui iPhone.

Apple Intelligence juga terintegrasi dengan aplikasi Foto. Melalui fitur Bersihkan atau Clean Up, pengguna dapat memilih objek yang mengganggu di latar belakang foto untuk dihapus. Sistem kemudian berupaya mengisi area kosong agar hasilnya tampak menyatu dengan gambar.

Pencarian foto dan video pun dapat dilakukan menggunakan bahasa sehari-hari berdasarkan isi atau momen yang terekam. Dengan cara ini, pengguna tidak harus selalu mengandalkan nama file atau susunan album untuk menemukan media tertentu.

Kamera iPhone mendapat kemampuan tambahan melalui Kecerdasan Visual atau Visual Intelligence. Fitur tersebut dapat membantu mengenali tanaman dan hewan, menerjemahkan tulisan, mencari informasi tentang tempat, serta mengubah informasi pada poster menjadi acara di kalender. Pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan mengenai objek yang terlihat. Dalam kondisi tertentu, layanan seperti ChatGPT dapat digunakan untuk memperoleh informasi tambahan.

Siri dan batasan penggunaan

Apple Intelligence turut memperbarui Siri agar mampu memahami permintaan dengan konteks yang lebih baik. Siri dapat tetap menangkap maksud pengguna ketika terjadi kesalahan saat berbicara atau ketika permintaan diubah di tengah percakapan. Pengalaman tertentu juga terhubung dengan Alat Tulis dan integrasi ChatGPT.

Apple masih mengembangkan kemampuan Siri yang lebih personal, sementara sebagian fitur baru dapat bergantung pada pembaruan perangkat lunak berikutnya.

Dalam aspek privasi, Apple menyatakan banyak pemrosesan Apple Intelligence dilakukan langsung di perangkat. Permintaan yang membutuhkan kapasitas komputasi lebih besar dapat diproses melalui Komputasi Awan Pribadi atau Private Cloud Compute. Menurut Apple, data yang dikirim untuk kebutuhan tersebut tidak disimpan dan hanya digunakan untuk memenuhi permintaan pengguna.

Apple tetap mengingatkan bahwa hasil Apple Intelligence mungkin tidak selalu akurat. Karena itu, informasi penting perlu diperiksa kembali sebelum digunakan atau dijadikan dasar keputusan.

Source link