Nostalgia Juara 1997: Aji Santoso vs Jacksen di Sidoarjo

by -82 Views

Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, menjadi tempat pertemuan kembali Aji Santoso dan Jacksen F. Tiago pada Minggu (5/7/2026) malam. Dua sosok yang pernah membawa Persebaya Surabaya menjuarai Liga Indonesia 1996/1997 itu kali ini tidak berada dalam satu tim. Keduanya justru saling berhadapan sebagai pelatih dalam ajang Indonesia Fun Football Legends (IFFL).

Reuni Dua Sosok di Balik Gelar Persebaya

Pertemuan tersebut menghidupkan kembali kenangan hampir tiga dekade lalu, ketika Aji dan Jacksen menjadi bagian dari perjalanan Persebaya meraih trofi Liga Indonesia musim 1996/1997. Dalam laga ekshibisi ini, nostalgia itu hadir melalui pertandingan yang mempertemukan sejumlah mantan pemain besar sepak bola Indonesia.

Tim yang ditangani Aji Santoso diperkuat Danilo Fernando, Cristian Gonzales, Budi Sudarsono, Rendi Irwan, dan Evan Dimas Darmono. Sementara itu, skuad asuhan Jacksen F. Tiago dihuni Eka Ramdani, Ronald Fagundes, Anang Ma’ruf, Robertino Pugliara, Airlangga Sucipto, serta sejumlah legenda lainnya.

Format pertandingan membuat reuni tersebut berlangsung kompetitif meski tetap membawa nuansa hiburan. Sembilan gol tercipta sepanjang laga, dengan tim Aji keluar sebagai pemenang setelah menundukkan tim Jacksen 5-4.

Sembilan Gol dalam Laga Ekshibisi

Danilo Fernando menjadi pemain paling produktif dari kubu Aji dengan mencetak dua gol. Tiga gol lainnya disumbangkan Budi Sudarsono, Cristian Gonzales, dan Sunarto.

Tim Jacksen memberikan perlawanan melalui empat gol yang masing-masing dicetak Eka Ramdani, Airlangga Sucipto, Syamsir Alam, dan Christian Rontini. Kejar-mengejar skor membuat pertandingan berjalan ketat hingga berakhir dengan selisih satu gol.

Meski timnya menang, Aji Santoso menegaskan bahwa hasil akhir bukan tujuan utama pertandingan tersebut. Ia lebih menekankan aspek kebugaran dan keselamatan para pemain yang tampil dalam laga fun football.

“Tentunya ini pertandingan fun, tidak ada menang atau kalah. Saya hanya berpesan ke pemain. Kalau tidak kuat, minta ganti karena saya gak mau nanti setelah ada laga fun ini mereka sakit,” ujar Aji.

Mantan pelatih Persebaya itu juga menilai IFFL sebagai ajang yang positif. Menurut Aji, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi para mantan pesepak bola nasional untuk kembali terlibat dalam pertandingan sekaligus menjaga hubungan di antara mereka.

Laga di Sidoarjo itu pun mempertemukan kembali dua figur yang pernah berbagi momen penting dalam sejarah Persebaya, tetapi kini hadir dengan peran berbeda: Aji di satu sisi lapangan dan Jacksen di sisi lainnya.

Source link