Harga WhatsApp Business Naik 1 Oktober? Ini Faktanya

by -55 Views

Pengguna WhatsApp Business Platform di Indonesia akan menghadapi perubahan skema tarif mulai 1 Oktober 2026. Meta akan mengenakan biaya untuk pesan Service dan pesan Utility tertentu yang dikirim bisnis kepada pelanggan, termasuk pesan Utility yang disampaikan saat jendela percakapan 24 jam masih terbuka.

Tarif yang tercantum dalam rate card untuk penerima dengan nomor Indonesia adalah Rp356,65 per pesan. Namun, perubahan ini tidak membuat seluruh komunikasi melalui WhatsApp Business menjadi berbayar. Pesan yang dikirim pelanggan kepada bisnis tetap gratis, begitu pula sejumlah komunikasi yang masuk dalam ketentuan bebas biaya.

Pesan Service mendapat kuota gratis bulanan

Pesan Service merupakan balasan non-template yang dikirim bisnis dalam waktu 24 jam setelah pelanggan mengirim pesan. Sebelum perubahan berlaku, pesan jenis ini dapat disampaikan tanpa biaya selama berada dalam jendela layanan pelanggan tersebut.

Mulai 1 Oktober 2026, pesan Service di Indonesia akan dikenai tarif Rp356,65 per pesan setelah melewati kuota gratis. Meta menetapkan kuota 1.000 pesan Service per bulan untuk setiap nomor bisnis.

Kuota itu dihitung berdasarkan jumlah pesan yang dikirim dari masing-masing nomor bisnis. Sisa kuota yang tidak terpakai tidak dapat dipindahkan ke bulan berikutnya. Artinya, bisnis yang mengirim maksimal 1.000 pesan Service dalam satu bulan tidak dikenai biaya Service tambahan dari Meta. Biaya baru muncul setelah penggunaan melampaui batas tersebut.

Pesan Utility dalam jendela 24 jam ikut dikenai biaya

Perubahan lain berlaku untuk pesan Utility. Sebelum 1 Oktober 2026, pesan Utility yang dikirim selama jendela layanan pelanggan 24 jam tidak dikenai biaya. Setelah tanggal tersebut, tarif diberlakukan sejak pesan pertama, dengan biaya Rp356,65 per pesan untuk penerima bernomor Indonesia.

Pesan Utility yang dikirim di luar jendela 24 jam memang sudah dikenai biaya sebelumnya. Karena itu, dampak utama kebijakan baru ini berada pada pesan Utility yang dikirim ketika periode percakapan dengan pelanggan masih berlangsung.

Bisnis juga perlu membedakan pesan Service, Utility, Marketing, serta kategori pesan lainnya karena setiap jenis memiliki ketentuan tarif berbeda. Pesan masuk yang dikirim pelanggan kepada bisnis tetap gratis. Selain itu, pesan yang dikirim dalam jendela gratis 72 jam setelah pengguna memulai percakapan melalui iklan Click-to-WhatsApp juga tidak dikenai biaya.

Berlaku untuk Platform, bukan aplikasi WhatsApp Business

Ketentuan ini ditujukan bagi pengguna WhatsApp Business Platform, termasuk bisnis yang memakai WhatsApp Business API atau Cloud API. Perubahan tersebut tidak sama dengan layanan aplikasi WhatsApp Business yang digunakan langsung melalui ponsel oleh pelaku usaha untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

Melalui WhatsApp Business Platform, bisnis dapat membalas pesan pengguna tanpa template selama masih berada dalam periode 24 jam sejak pesan terakhir dari pengguna. Jika periode itu berakhir, bisnis harus mengirim template pesan yang telah disetujui.

Dengan berlakunya skema baru, bisnis pengguna Platform perlu memantau jumlah pesan Service setiap bulan dan penggunaan pesan Utility selama jendela 24 jam. Pemantauan tersebut diperlukan agar biaya komunikasi yang timbul setelah 1 Oktober 2026 dapat diperkirakan sejak awal.

Source link