Dalam penutupan MotoGP 2025 di Valencia, beberapa perubahan di grid untuk musim depan terjadi tanpa perhatian yang layak. Kembalinya pembalap penting seperti Jorge MartÃn dan Maverick Vinales yang sebelumnya absen, bersama dengan perpisahan penting di tim pembalap The Roses, Tech3, membuat momen ini menarik. Bos tim asal Prancis, Herve Poncharal, yang juga kepala IRTA, menjalani balapan terakhirnya, sementara tim Tech3 akan beralih ke kendali grup investasi Amerika mulai 2026.
Diperkirakan bahwa pengakuan tim Tech3 di tangannya, Guenther Steiner, mantan bos tim Haas F1, akan membawa wajah baru dan gaya manajemen yang unik ke dalam tim satelit. Poncharal, meski akan tetap terlibat sebagai penasihat, meninggalkan proyek yang dibangun bersama insinyur Guy Coulon dan Bernard Martignac di tahun 1989. Di tengah perpisahan ini, Poncharal mengungkapkan bahwa seluruh proses ini merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan dan kariernya.
Pada akhir GP Valencia, manajer tim Tech3, Nicholas Goyon, mengungkapkan terima kasih kepada Poncharal dan Coulon atas warisan dan hasrat mereka dalam dunia balap motor. Harapannya, masa depan tim akan tetap gemilang di bawah kepemimpinan baru. Sebuah tonggak sejarah dalam MotoGP yang memperlihatkan perbedaan peran serta perjalanan pembalap dan tim di lintasan balap bergengsi ini.





