Kiat Bijak Influencer: Jangan Monetisasi Bencana – portal7.co.id

by -70 Views

Situasi konten sensasional terkait bencana alam, terutama bencana hidrometeorologi di Sumatera menjadi sorotan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Seskab menyesalkan trend konten kreator yang cenderung mencari keuntungan dan engagement melalui narasi provokatif, yang seringkali hanya menyebarkan informasi yang tidak akurat. Teddy Indra Wijaya menekankan pentingnya peran influencer yang bijak dalam menyampaikan informasi yang akurat, sekaligus tidak menciptakan suasana negatif di tengah upaya penanganan bencana pemerintah.

Dalam konferensi pers di Halim Perdana Kusuma, Seskab mengingatkan influencer untuk menggunakan pengaruh mereka secara bertanggung jawab agar tidak menyesatkan opini publik. Media sosial seharusnya dijadikan sebagai alat edukasi dan empati, bukan hanya sebagai lahan mencari keuntungan semata. Dukungan platform media sosial seperti TikTok, Instagram, Facebook, dan YouTube dalam sistem monetisasi, membuat masyarakat tergoda untuk menciptakan konten viral dengan prinsip “Bad News is Good News”.

Meskipun situasi bencana di Sumatera dimanfaatkan beberapa kreator untuk menjangkau lebih banyak audiens, tidak sedikit konten yang terlalu menyederhanakan kompleksitas masalah demi sebaran yang provokatif. Seskab menegaskan bahwa pemerintah telah bertindak cepat sejak awal bencana. Oleh karena itu, penyebaran narasi tanpa data yang memadai dianggap sebagai tindakan yang kontraproduktif dan bersifat merugikan.

Source link