Verstappen Unggul Sebagai Ujung Tombak Red Bull lawan McLaren

by -56 Views

Max Verstappen menyatakan bahwa menjadi satu-satunya mobil Red Bull yang harus berhadapan dengan dua pembalap McLaren dalam persaingan gelar Formula 1 2025 sebenarnya merupakan keuntungan baginya. Pada musim tersebut, Red Bull tengah mencoba strategi baru untuk mengatasi masalah kursi dua yang cenderung sulit, namun setelah dua akhir pekan yang kurang memuaskan, Liam Lawson digantikan oleh Yuki Tsunoda. Tsunoda juga mengalami kesulitan dalam penampilan dan hasil balapnya, sehingga Red Bull memutuskan untuk menggantinya dengan Isack Hadjar pada musim 2026.

Dengan kondisi tersebut, Verstappen harus menghadapi dua pembalap McLaren, yaitu Lando Norris dan Oscar Piastri, seorang diri ketika ia berusaha membuat comeback di paruh kedua musim. Meskipun Tsunoda tidak terlibat dalam persaingan di depan yang biasanya meningkatkan strategi Red Bull, Verstappen merasa bahwa keberadaannya sebagai pembalap terdepan justru memberinya keuntungan. Ia menyatakan bahwa preferensi terhadap serangan agresif menjadi lebih mungkin terjadi ketika dia harus berhadapan sendiri, tanpa adanya rekan setim.

Verstappen percaya bahwa rivalitas Norris dan Piastri membuat keduanya saling melemahkan dalam menghadapinya, dan strategi yang sama dari McLaren membuat situasi semakin rumit di sisi perlombaan. Oleh karena itu, sebagai bos tim, Verstappen menyatakan bahwa selalu penting untuk menentukan siapa pembalap nomor satu dan nomor dua dengan jelas. Meskipun pembalap nomor dua masih bisa berkontribusi poin untuk gelar konstruktor, pembalap nomor satu harus diutamakan. McLaren yang memiliki dua pembalap dinilai memberikan keuntungan bagi Red Bull dalam strategi balapan.

Source link