Kebersihan Kota Balikpapan mendapat angin segar selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Volume sampah yang dikhawatirkan akan meningkat tidak terjadi, malah menurun dan tetap terkontrol. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan mencatat bahwa selama periode Nataru, jumlah sampah harian berada di bawah rata-rata. Jika pada hari-hari biasa sampah mencapai sekitar 500 ton per hari, namun selama libur akhir tahun, angkanya menurun menjadi sekitar 380 hingga 400 ton per hari.
Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengungkapkan bahwa situasi persampahan di kota itu relatif aman selama Libur Natal dan Tahun Baru. Penurunan volume sampah disebabkan oleh berkurangnya aktivitas di perkantoran dan sekolah yang tutup selama libur panjang. Meskipun begitu, DLH tetap melakukan pengawasan intensif terutama di titik-titik rawan penumpukan sampah.
Sudirman menjelaskan bahwa lonjakan sampah biasanya terjadi pada waktu-waktu tertentu, seperti saat Ramadan dan Idulfitri. Namun, untuk Nataru volume sampah terkendali karena konsumsi masyarakat tidak sebesar saat Lebaran. Meskipun begitu, DLH Balikpapan tetap menjaga kebersihan kota dengan menyiagakan petugas kebersihan serta menggunakan peralatan modern seperti mesin street sweeper dan armada compactor.
Selama Libur Nataru, kondisi kebersihan kota Balikpapan tetap terjaga, bersih, dan nyaman. Capaian ini diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar Kota Balikpapan terus menjadi kota yang ramah lingkungan bagi penduduknya dan para pendatang.





