Klarifikasi Pemprov Kaltim tentang Insiden Kecelakaan Jalan Logging

by -40 Views

Perjalanan ke pedalaman Kalimantan Timur (Kaltim) memang tak pernah mudah. Rombongan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menghadapi debu tebal, jalan sempit, dan medan berat saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu pada 6-8 Januari 2026. Meskipun terjadi insiden kecil di jalan, di mana satu unit kendaraan rombongan keluar jalur saat melintas di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Acacia Andalan Utama (AAU), namun tidak ada korban atau kendaraan yang masuk sungai. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kaltim, Irhamsyah, yang ikut dalam rombongan tersebut, menjelaskan kronologi kejadian di lapangan. Rombongan melintasi jalan tanah kepasiran dengan debu tebal dan jarak pandang yang terbatas. Meskipun kecepatan kendaraan dijaga rendah, namun debu yang menutup pandangan menyebabkan kendaraan terperosok ke parit jalan logging. Setelah insiden, rombongan tetap melanjutkan agenda kunjungan, termasuk peresmian jalan dan pertemuan dengan Gubernur. Pemprov Kaltim menegaskan bahwa insiden tersebut bukan masuk sungai dan bukan karena kelalaian, melainkan akibat kondisi alam dan medan yang sulit. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyerap informasi untuk menghindari penyebaran informasi tidak benar. Agenda kunjungan kerja ini difokuskan untuk meninjau hasil pembangunan tahun anggaran 2025, termasuk peninjauan jalur strategis yang dapat memangkas waktu tempuh masyarakat. Insiden kecil yang terjadi di jalan logging dianggap sebagai gambaran nyata kondisi warga pedalaman, dan menjadi alasan bahwa percepatan infrastruktur terus didorong untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Source link