Nick Cassidy, pembalap yang saat ini memimpin klasemen Kejuaraan Dunia Formula E, berekspresi harapannya agar balapan tetap mempertahankan karakteristiknya saat ini. Cassidy ingin menghindari agar Formula E tidak terkesan sama dengan “seri balap mobil single-seater” lainnya yang ada.
Konsep balapan Formula E sering disorot karena kompleksitas strategi Attack Mode dan keputusan pembalap untuk menghemat energi dengan mundur dari posisi. Penampilan safety car juga sering menjadi faktor penentu dalam balapan ini. Kritik terhadap sifat balapan ini membuat Dan Ticktum memberikan tanggapannya usai balapan Mexico City E-Prix pada Januari lalu.
Meskipun demikian, Cassidy melihat positif dari semua ini dan yakin bahwa regulasi Formula E akan berubah tepat waktu untuk musim depan. Pembalap Citroen ini menilai bahwa balapan dalam kejuaraan all-electric ini tetap seru dan menarik untuk ditonton dengan persaingan tim yang kompetitif. Performa yang tinggi dan penghematan energi yang memadai diharapkan tetap menjadi ciri khas saat Gen4 hadir.
Dengan mobil memiliki tenaga lebih dari 800 bhp, Cassidy merasa antusias mengikuti evolusi Formula E ke depan. Program Gen4 membawa sensasi tersendiri bagi para pembalap dengan mobil balap tunggal yang lebih bertenaga. Diharapkan bahwa perubahan format balapan akan semakin meningkatkan daya tarik kejuaraan ini di masa mendatang. Selain itu, uji coba Gen4 sudah mulai dilakukan, menandakan fase yang menarik bagi perkembangan Formula E ke depan.





