Yamaha, setelah mengalami beberapa musim sulit di MotoGP, memulai investasi besar-besaran pada tahun 2024. Fokus utama pada perpanjangan kontrak Fabio Quartararo, serta peluncuran pengembangan V4 yang diharapkan akan diperkenalkan di M1. Pada tahun yang sama, Yamaha juga mengukuhkan kemitraannya dengan Pramac, memungkinkan merek tersebut untuk kembali memiliki tim satelit pada tahun 2025. Dalam upaya meningkatkan performa, Yamaha memandang Pramac sebagai tim pabrik kedua, membangun hubungan yang kuat. Pengembangan anak didik seperti Toprak Razgatlioglu diharapkan akan memperkuat posisi tim. Pramac, yang telah mengklaim gelar tim pada 2023 dan gelar pembalap pada tahun berikutnya, memiliki tujuan yang sama dengan Yamaha: kembali ke puncak dalam dua tahun. Dengan pandangan panjang, Pramac bertekad untuk mendukung Yamaha melalui pemulihan ini sebelum penerapan aturan baru pada 2027. Meski tantangan mendatang besar, Pramac yakin kerja keras dan fokus pada pengembangan motor akan membawa Yamaha ke podium pada 2026. Semua langkah ini merupakan awal dari masa transisi yang menjanjikan untuk merek otomotif tersebut.
Pramac: Membawa Yamaha Kembali ke Puncak





