Tergeletak Tak Bertuan: Tragedi Sungai Parit di Balikpapan
Sebuah tragedi memilukan melanda Jalan Mangga 5, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Seorang balita laki-laki berusia dua tahun, KN, ditemukan tewas setelah terseret arus parit di depan rumahnya sendiri saat hujan mengguyur pada Minggu (31/5/2025). Kejadian ini mengguncang hati banyak orang dan menjadi cermin bagi infrastruktur permukiman yang harus diperhatikan.
Kronologi Peristiwa Mengharukan
Saat kejadian, ibu korban sedang di dalam rumah mengganti popok adik KN. Sementara itu, KN bermain di halaman depan tanpa diduga keceriaannya berubah menjadi kepanikan. Sang ibu menyadari keheningan yang mencurigakan dan menemukan sandal KN tergeletak di bibir parit yang meluap akibat hujan. Dalam hitungan menit, kehidupan mereka berubah drastis.
Warga sekitar langsung berusaha menemukan KN yang terseret arus parit. Setelah satu jam pencarian yang tegang, KN akhirnya ditemukan tak bernyawa di bawah jembatan wilayah Selili RT 100.
Penegasan Tindakan dan Harapan
Tim medis berupaya keras menyelamatkan KN namun sayangnya upaya CPR tidak membuahkan hasil. KN dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.00 WITA. Polisi menyatakan kejadian ini sebagai kecelakaan murni, namun menyoroti kondisi parit terbuka yang berisiko tinggi di sekitar permukiman.
Polsek Balikpapan Timur bersama pihak terkait segera bergerak untuk mencegah kejadian serupa di waktu mendatang. Evaluasi terhadap saluran drainase, pemasangan pagar pengaman, penutupan parit, dan pemasangan rambu peringatan menjadi langkah yang diambil untuk mencegah korban yang tidak perlu.





