Francesco Bagnaia Aims for Redemption with Mugello Podium Finish

by -30 Views

Francesco Bagnaia Berharap Podium di Mugello Menandai Akhir Mimpi Buruknya di MotoGP

Keluar dari Mimpi Buruk

Pembalap pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia, menyampaikan harapannya setelah finis podium di Grand Prix Italia yang bisa saja menjadi titik balik baginya di MotoGP. Kinerja apik Bagnaia di Mugello merupakan penampilan terbaiknya sepanjang tahun 2026. Meski start dari posisi keenam, ia memimpin paruh pertama balapan sebelum finis ketiga di belakang Marco Bezzecchi dan Jorge Martin dari Aprilia.

Inilah kali pertama musim ini ia berdiri di podium setelah balapan pada hari Minggu, setelah sebelumnya finis ketiga di Barcelona hanya karena Joan Mir dihukum dengan penalti pelanggaran ban. Sejak awal musim 2025, Bagnaia kesulitan tampil konsisten, meskipun beberapa kemenangan dan podium menonjol tak cukup untuk menutupi performa buruknya.

Namun, dalam lima putaran terakhir pada 2026, ia berhasil masuk ke dalam tiga besar baik dalam sesi sprint maupun balapan Minggu.

Proses Perbaikan Bertahap

Bertolak belakang dengan pencarian solusi instan, Bagnaia mengatakan bahwa ia dan Ducati sedang bekerja untuk secara bertahap naik kembali di grid. Meski bisa melihat tanda-tanda kemajuan yang nyata, ia tetap yakin masih ada rintangan yang harus diatasi untuk kembali bertarung memperebutkan kemenangan.

“Sudah jelas kita sedang kesulitan,” ujarnya. “Kita kekurangan cengkeraman roda belakang, juga dibandingkan dengan Ducati lainnya, jadi kita mencoba untuk menempuh jalan lain. Dalam kasus saya, dua musim terakhir, motor mulai memiliki keseimbangan yang berbeda, dan kami mencoba untuk menggeser kembali keseimbangan ke posisi yang saya sukai, dan hasilnya sudah mulai terlihat.

Fokus Pada Cengkeraman Roda Belakang

Menurut Bagnaia, salah satu hal terbesar yang ia kurangi adalah cengkeraman roda belakang. Dibandingkan dengan Aprilia yang dominan, ia berpendapat bahwa Ducati akan lebih kompetitif di sirkuit Balaton, Brno, dan Assen karena tingkat cengkeraman yang tinggi di sana.

Source link