Kisah Ogah Tobat: Residivis Balikpapan Bobol Workshop Demi Foya-Foya

by -59 Views

Dua Residivis di Balikpapan Kembali Berulah, Bobol Workshop untuk Foya-Foya

Jeruji besi sepertinya tidak cukup memberi efek jera bagi GP (39) dan AM (42) di Balikpapan. Setelah baru saja bebas, keduanya kembali terlibat dalam aksi kejahatan dengan membobol sebuah workshop di Balikpapan Utara.

Keduanya tidak mencari pekerjaan setelah keluar dari penjara, melainkan kembali ke jalur kriminal. Uang yang didapat dari hasil kejahatan mereka digunakan untuk kebutuhan pribadi dan berfoya-foya.

Tindakan Nekat Membobol Workshop

Pemilik workshop melaporkan hilangnya sejumlah peralatan kerja penting pada Kamis (25/6/2026) di kawasan Kilometer 14, Karang Joang, Balikpapan Utara. Polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku setelah pemilik workshop melapor.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku diduga mencuri mesin kerja dan perlengkapan workshop sebelum menjualnya. Mereka merusak bangunan workshop agar bisa mengakses area penyimpanan mesin yang ingin mereka curi.

Sejarah Kriminal Lama

GP dan AM merupakan mantan narapidana yang sebelumnya dihukum karena kasus pencurian kendaraan bermotor. Keduanya sudah dikenal dalam dunia kriminalitas di Kalimantan Timur.

Polisi mencurigai keterlibatan kedua pelaku dalam kasus-kasus pembongkaran gudang dan pencurian lain di Balikpapan. Saat ini, keduanya tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Penyidik terus mengumpulkan bukti untuk memperkuat kasus kedua pelaku di pengadilan. Mereka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf g juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan pemberatan.

Kompol M. Rezsa mengimbau pemilik usaha di wilayah Balikpapan Utara, terutama workshop dan pergudangan, untuk memperketat keamanan dengan menggunakan CCTV dan penjagaan malam. Hal ini diharapkan dapat mencegah aksi-aksi kejahatan seperti yang dilakukan oleh GP dan AM.

Source link