FIFA Tangguhkan Sanksi Balogun Jelang 16 Besar Piala Dunia 2026

by -64 Views

Keputusan FIFA menangguhkan sanksi kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu protes menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia. Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan regulasi dan berpotensi mengganggu asas keadilan dalam turnamen.

Penangguhan hukuman itu membuat Balogun berpeluang tampil dalam laga Amerika Serikat menghadapi Belgia pada Senin, 6 Juli 2026. FIFA mengambil keputusan tersebut setelah muncul desakan dari sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

Kartu merah dalam laga melawan Bosnia

Balogun sebelumnya menerima kartu merah langsung ketika Amerika Serikat menghadapi Bosnia pada babak 32 besar. Ia diusir dari lapangan setelah kedapatan menginjak kaki seorang bek Bosnia. Meski harus bermain tanpa Balogun, Amerika Serikat memenangi pertandingan itu dengan skor 2-0 dan melaju ke babak berikutnya.

Berdasarkan regulasi FIFA, kartu merah langsung semestinya berujung pada larangan bermain sekurang-kurangnya dalam satu pertandingan. Sumber artikel juga menyebut tim yang bersangkutan tidak memiliki hak banding atas hukuman otomatis tersebut.

Namun, komite disiplin FIFA memilih menangguhkan sanksi Balogun. Keputusan itu diumumkan pada Minggu, sehari sebelum jadwal pertandingan melawan Belgia, tanpa penjelasan terperinci mengenai dasar penangguhannya.

Langkah FIFA tersebut didahului komunikasi antara pemerintah Amerika Serikat dan pimpinan badan sepak bola dunia itu. Donald Trump disebut menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino secara pribadi untuk meminta agar hukuman terhadap Balogun ditinjau kembali. Marco Rubio juga sebelumnya menyuarakan desakan terbuka agar kartu merah tersebut dicabut dengan alasan keadilan bagi tim nasional Amerika Serikat.

Setelah FIFA menangguhkan sanksi, Trump menyambut keputusan itu melalui akun Truth Social miliknya. “Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!” kata Trump.

Belgia kaji langkah hukum

Keputusan yang disambut pemerintah Amerika Serikat itu justru menimbulkan keberatan keras dari calon lawannya. Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia menyatakan sangat terkejut karena penangguhan hukuman Balogun dianggap berlawanan dengan ketentuan resmi FIFA.

Belgia mempersoalkan dampak keputusan tersebut terhadap sportivitas serta kesetaraan perlakuan bagi seluruh peserta Piala Dunia. Pelatih tim nasional Belgia, Rudi Garcia, menyampaikan kritik bernada sindiran dalam konferensi pers resmi menjelang pertandingan.

“Saya tidak tahu bahwa di Piala Dunia FIFA, tanggal 5 Juli kini telah berubah menjadi tanggal 1 April, dan itu adalah April Mop,” ujar Garcia.

Asosiasi sepak bola Belgia kini sedang mengkaji aspek hukum dari penangguhan tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya. Mereka menyatakan akan mempertimbangkan seluruh jalur yang tersedia guna melindungi hak tim peserta dan menjaga integritas kompetisi.

Source link