Huawei memperkenalkan Qingyun L420z sebagai laptop bisnis dengan layar OLED 2,8K, baterai berkapasitas 70 Wh, dan pilihan konektivitas yang cukup lengkap. Perangkat ini hadir di tengah persaingan laptop tipis, termasuk MacBook Neo yang diperkenalkan Apple pada Maret 2026.
Qingyun L420z memiliki bobot sekitar 1,32 kilogram dengan ketebalan 14,5 milimeter. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan MacBook Neo yang berbobot 1,23 kilogram. Sebagai kompensasi, Huawei menawarkan layar lebih besar dengan rasio aspek 3:2 serta panel OLED beresolusi tinggi.
Layar OLED dan baterai berkapasitas besar
Laptop Huawei ini menggunakan layar sentuh OLED berukuran 14,2 inci dengan resolusi 2.880 x 1.920 piksel. Layarnya memiliki rasio layar-ke-bodi 91 persen, tingkat kecerahan hingga 450 nit, serta mendukung refresh rate hingga 120 Hz.
Panel tersebut mencakup 100 persen ruang warna sRGB dan 100 persen P3. Huawei juga mencantumkan tingkat akurasi warna rata-rata Delta E di bawah 1 berdasarkan pengujian internal.
MacBook Neo menggunakan layar Liquid Retina berukuran 13 inci dengan resolusi 2.408 x 1.506 piksel. Panel IPS pada laptop Apple itu memiliki tingkat kecerahan hingga 500 nit dan mendukung tampilan 1 miliar warna.
Untuk mendukung mobilitas, Qingyun L420z dibekali baterai lithium polymer berkapasitas 70 Wh. Huawei mengklaim laptop tersebut mampu memutar video lokal 1080p selama lebih dari 14 jam dalam pengujian laboratorium. Fitur pengisian cepatnya dapat mengisi daya hingga 25 persen dalam waktu sekitar 15 menit menggunakan adaptor bawaan.
MacBook Neo memiliki baterai berkapasitas 36,5 Wh. Apple mengklaim perangkat itu mampu digunakan untuk streaming video hingga 16 jam dan menjelajah internet secara nirkabel hingga 11 jam.
Memori, sistem operasi, dan konektivitas
Huawei Qingyun L420z menggunakan memori LPDDR5x dengan konfigurasi quad-channel dan penyimpanan berbasis SSD. Huawei menyebut kombinasi tersebut dirancang untuk membantu pembukaan file berukuran besar serta menjalankan aplikasi produktivitas. Namun, jenis prosesor yang digunakan belum diungkapkan secara lengkap dalam spesifikasi resmi yang tersedia.
Laptop ini ditawarkan dengan sistem operasi Galaxy Kylin OS V10 dan Tongxin OS V20. Sementara itu, MacBook Neo mengandalkan chip Apple A18 Pro dengan CPU enam inti, GPU lima inti, dan Neural Engine 16 inti. Apple menyediakan pilihan SSD 256 GB dan 512 GB, dengan memori terintegrasi 8 GB.
Dari sisi konektivitas, Qingyun L420z memiliki satu port USB-C, dua USB-A, HDMI, jack audio 3,5 milimeter, serta RJ45 untuk jaringan kabel. Perangkat tersebut juga mendukung Wi-Fi dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz, Bluetooth 5.2, kamera 1080p, keyboard dengan lampu latar, touchpad besar, serta sensor sidik jari pada tombol daya.
Kamera dan mikrofon Qingyun L420z dilengkapi sakelar fisik untuk kebutuhan privasi. MacBook Neo memiliki dua port USB-C, jack headphone 3,5 milimeter, Wi-Fi 6E, Bluetooth 6, dan kamera FaceTime HD 1080p.
Desain dan status harga
Qingyun L420z berukuran 312,6 x 226,8 x 14,5 milimeter dan menggunakan bodi berbahan logam. MacBook Neo berukuran 29,75 x 20,64 x 1,27 sentimeter serta tersedia dalam warna Silver, Blush, Citrus, dan Indigo.
Huawei belum mencantumkan harga resmi Qingyun L420z. Ketersediaannya di pasar internasional, termasuk Indonesia, juga belum diumumkan secara rinci. Karena itu, perbandingan langsung dengan MacBook Neo masih menunggu informasi harga dan distribusi laptop Huawei tersebut.





