Di Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, terdapat kehadiran semangat baru yang membawa ide Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalan Ahmad Yani oleh pemerintah kota. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan ruang publik di malam hari, memberi kesempatan bagi UMKM, dan menciptakan atmosfer hidup di kota. Namun, kehadiran ide yang menarik ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku usaha yang sudah lama beroperasi di wilayah tersebut.
Lurah Api-Api, Hadha Sulistiyono, mendukung semangat tersebut namun juga mempertimbangkan dampaknya terhadap pelaku usaha yang sudah ada. Dia menyarankan penataan lokasi agar stan UMKM tidak bersaing langsung dengan toko yang sudah ada, sehingga semua pihak dapat merasakan manfaatnya. Dalam hal pembatasan ruas jalan untuk CFN, hanya sebagian dari Jalan Ahmad Yani yang direncanakan ditutup, sementara sisanya akan dijadikan tempat parkir.
Dishub Bontang akan turut serta dalam mengatur parkir dan mencegah parkir liar, sementara DLH akan memastikan masalah sampah dapat ditangani dengan baik. Hadha menekankan pentingnya penanganan sampah oleh masing-masing stan UMKM dan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan terkait sampah.
Pengawasan selama CFN akan diperketat dengan pemasangan CCTV di beberapa titik strategis, demi memastikan keamanan dan kebersihan terjaga. Pelaku usaha juga didengarkan suara dan masukan mereka yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas kegiatan CFN. Jika terjadi keluhan yang banyak, evaluasi akan dilakukan untuk perbaikan selanjutnya.
Dengan kolaborasi antar pelaku ekonomi kota, diharapkan CFN akan menjadi ikon baru Kota Bontang yang tidak hanya menjadi ajang belanja, tetapi juga tempat berkumpul dan berinteraksi. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama demi kesuksesan CFN sebagai ruang sosial, ekonomi, dan budaya yang dapat dibanggakan bersama.





