Lonjakan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terjadi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan jumlah puluhan ribu orang datang dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan bahwa IKN bukan hanya sebuah wacana atau proyek yang stagnan. Deputi Otorita IKN Bidang Sosial dan Budaya, Alimuddin, menyebut data yang mencatat 10.050 kendaraan roda empat masuk ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dalam satu hari, diperkirakan memuat 36.700 orang.
Ada dua alasan utama yang memicu lonjakan kunjungan ini menurut Alimuddin, yakni rasa ingin tahu masyarakat terhadap ibu kota baru serta keinginan untuk mencoba jalan tol IKN yang dibuka secara uji coba selama libur Nataru. Pelataran Istana Negara yang dibuka untuk umum pertama kali dalam momen Nataru tahun ini memiliki tujuan untuk mengajak masyarakat melihat langsung, menilai sendiri, dan membantah isu negatif seputar pembangunan IKN.
Otorita IKN menegaskan bahwa pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif sudah dimulai dan proyek IKN terus berjalan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2025. Diharapkan kawasan tersebut dapat rampung akhir 2027 atau paling lambat awal 2028. IKN diproyeksikan menjadi ibu kota politik dan pusat pengambilan keputusan nasional sesuai undang-undang yang mengharuskan DPR RI untuk bersidang minimal satu tahun di ibu kota negara.





